Vaksinasi Covid Tahap Satu di Sangihe, Tenaga Medis Siap Didahulukan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Vaksinasi Covid Tahap Satu di Sangihe, Tenaga Medis Siap Didahulukan

editor: verry_bawoleh
12 Januari 2021

Sinkronisasi dan Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 (Foto Komentar.ID)

Tahuna, KOMENTAR.ID


Menyusul saat ini Vaksin Covid-19 telah berada di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe langsung menyikapinya melalui Dinas Kesehatan setempat. 

Informasi dari Kepala Dinas Kesehatan Sangihe, dr Joppy Thungari, pemberian vaksin tahap I di Kabupaten Kepulauan Sangihe akan diberikan untuk tenaga medis, yang terdiri dari dokter dan perawat. 

Dia mengatakan, untuk total keseluruhan nakes di Sangihe mencapai 1227 orang. Menurutnya, nakes mendapat prioritas diberi vaksin karena mereka merupakan garda terdepan dalam penanganan COVID-19.

"Vaksin sudah berada di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dan akan didistribusikan ke kabupaten dan kota, sehingga kami juga langsung melakukan persiapan,”ungkap Jopy.

Sebelum divaksin lanjutnya, akan ada penyaringan termasuk identifikasi calon dan pemeriksaan tekanan darah serta diwajibkan menjawab daftar pertanyaan yang akan diberikan.

"Pemberian vaksin ini akan dilakukan secara teliti sehingga perlu ada pemeriksaan bagi calon yang akan divaksin," kata dia.

Namun demikian, Jopy berharap semua tenaga medis dalam keadaan yang sehat sehingga pemberian vaksin dapat dilakukan.

Disentil terkait tenaga medis yang tidak ingin divaksin, menurut Jopy pihaknya akan melakukan pendekatan, meski dirinya optimis bila semua paramedis ingin divaksin. 

"Nantinya satu tenaga medis akan mendapat 2x suntikan. Dan suntikan ke 2 harus 14 hari dari suntikan pertama,” jelas Jopy.

Sementara itu guna memantapkan persiapan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe, jajaran Dinas Kesehatan  Kepulauan Sangihe, Senin (11/01/20), menggelar sinkronisasi dan sosialisasi tatacara pelaksanan vaksin.

Menurut Jopy, pelaksanaan vaksinasi di Indonesia dilakukan empat tahapan  berlangsung hingga Maret 2022, periode pertama untuk tenaga medis dan non medis yang terjadwalkan per Januari hingga April 2021, termasuk tenaga pelayanan publik TNI-Polri. 

"Untuk tahap pertama pelaksanaan vaksinasi ada empat tahap yakni untuk tahap pertama tenaga kesehatan dan pendukungnya itu Januari sampai April, tahap kedua tenaga-tenaga pelayanan publik misalnya TNI-Polri,petugas di pelabuhan, PDAM, petugas PLN itu Januari sampai April, tahap tiga masyarakat yang rentan yakni April sampai Maret 2022, tahap empat masyarakat umum dari April sampai Maret 2022.  Jadi yang kita bicarakan ini persiapan-persiapan yang harus kita lakukan di Puskesmas supaya pelaksanaan vaksinasi ini bisa berjalan tanpa mengganggu pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat ataupun pelaksanaan program kesehatan yang lain," tutup Jopy.