Ini Poin Penting Hasil Raker Bupati Dan Kapitalaung se-Sangihe -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Ini Poin Penting Hasil Raker Bupati Dan Kapitalaung se-Sangihe

editor: verry_bawoleh
14 Januari 2021

 

Raker Bupati dan Kapitalaung se-Sangihe (Foto Komentar.ID)


Tahuna,KOMENTAR.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (14/01/21), menggelar rapat kerja (Raker) Bupati bersama Kapitalaung (Kepala kampung) se - Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Ada tiga poin penting yang menjadi kesimpulan raker yang dipandu Asisten I Pemkab Sangihe, Irklis Sombonaung.
 
Pertama, terkait surat edaran Bupati Kepulauan Sangihe tentang penanganan dan pencegahan Covid-19 akan segera disampaikan kesemua instansi hingga kemasing-masing Kapitalaung. 

Kedua, tentang pelaksanaan Upacara Adat Tulude yang tidak diperbolehkan dilaksanakan di wilayah-wilayah dan hanya terpusat di Rumah Jabatan Bupati, termasuk pembatasan orang yang hadir dan pembatasan waktu kurang lebih dua jam.

Ketiga, masing-masing Kapitalaung segera menyiapkan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) terkait pengelolaan dana desa, menyusul adanya jadwal pemeriksaan BPK yang akan dimulai tanggal 21 Januari 2021.

Sementara itu Bupati Jabes Ezar Gaghana dikonfirmsi usai rakor mengatakan, sosialisasi lebih difokuskan pada tindak lanjut penanganan dan pencegahan Covid-19 dimana Pemkab Sangihe telah menerapkan wajib rapid tes bagi warga yang akan bepergian keluar daerah, baik menggunakan kapal laut maupun pesawat udara.

"Sosialisasi penanganan dan pencegahan Covid-19 sengaja melibatkan seluruh Kapitalaung agar informasi maupun program daerah akan langsung tersampaikan ke masyarakat,"ujar Jabes yang juga menambahkan, untuk biaya rapid  tes di Sangihe Rp 200 ribu dan pelaksanan rapid bagi warga yang akan bepergian, ditetapkan sampai tanggal 25 Januari 2021.

Usai rakor, berlanjut dengan sesi dialog yang menghadirkan nara sumber juru bicara Tim Satgas Covid Sangihe, dr Jopy Thungari, Direktur Rumah Sakit Liunkendage Tahuna, dr. Hanry Pasandaran, Kepala Dinas Perhubungan Frans Puraouw serta Kasatpol PP Porkius Parera dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Rivo Pudihang.