DKI Butuh Pemimpin Kerja, Pasutri Deklarasi Tri Rismaharini Maju Calon Gubernur -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

DKI Butuh Pemimpin Kerja, Pasutri Deklarasi Tri Rismaharini Maju Calon Gubernur

editor: hut_kamrin
10 Januari 2021

Menteri Sosial RI Tri Rismaharini. Foto: Istimewa


Jakarti, KOMENTAR.ID

Relawan Pasukan Tri Rismaharini (Pasutri) mendeklarasikan Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub 2022.


Ketua Pasutri, Khoirul Amin mengatakan, bersama para pemuda dari Jawa Timur merasa bangga punya tokoh seperti Risma. Sehingga menginginkan Risma maju di Pilgub 2022.


”Beliau adalah tokoh yang cerdas, tegas tapi humanis, dan keibuan. Jakarta butuh sentuhan perubahan dari orang seperti Ibu Risma,” ujar Khoirul Amin dalam keterangannya, Sabtu (9/1).


”Jakarta tidak butuh orang yang pandai bicara dan beretorika saja. Tapi Jakarta butuh pemimpin yang mau kerja dan dekat dengan rakyat,” tambah Khoirul Amin.


Oleh sebab itu, dia bersama dengan para pemuda Jawa Timur yang saat ini telah berdomisili di ibu kota menyatakan dukungan penuh kepada Risma untuk maju menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.


”Dukungan kami kepada beliau bukan hanya semangat primordialisme semata. Tapi karena beliau kami anggap mampu dan memiliki kapasitas untuk memimpin perubahan Jakarta yang lebih baik,” ujar Khoirul Amin.


Khoirul menjelaskan, relawan Pasutri awalnya adalah komunitas arek-arek pemuda Jawa Timur yang memiliki semangat perubahan untuk Jakarta lebih maju dan lebih baik.


”Hadirnya ibu Risma ke Jakarta kami yakini bukan semata-mata karena faktor kebetulan. Tapi memang ini sudah takdir dan kehendak Tuhan untuk membawa Risma hadir ke Jakarta,” tutur Khoirul Amin.


Dia bersama masyarakat Jawa Timur berharap Risma tidak menolak takdir yang telah digariskan Tuhan. ”Permohonan kami sebagai rakyat Jakarta adalah perwakilan dan representasi dari suara Tuhan. Tuhan selalu bersama pemimpin yang baik dan dekat dengan rakyat,” kata Khoirul Amin.


Khoirul mengaku mendukung Risma untuk terus menyapa dan hadir di tengah-tengah kaum miskin kota dan juga rakyat miskin di seluruh Indonesia. Sebab, hadir dan menyapa langsung rakyat miskin adalah satu cara pemimpin mengetahui secara langsung keluhan rakyat miskin yang dipimpinnya.


”Jangan hiraukan suara sumbang orang-orang yang dengki dan iri hati atas kedekatan Risma dengan rakyat. Teruslah sapa rakyatmu, kami akan selalu mendukung dan siap berada di belakang Risma untuk Jakarta lebih baik,” ujar Khoirul Amin. (*)