Bapenda Pasang Alat Perekam Transaksi di 200 Tempat Usaha di Manado -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Bapenda Pasang Alat Perekam Transaksi di 200 Tempat Usaha di Manado

editor: jandry_kandores
12 Januari 2021

Kabid Pajak dan Retribusi Bapenda Manado, Ricky Pesik. (Istimewa/Komentar)


Manado, KOMENTAR.ID


Badan Pendapatan Daerah Kota Manado memasang alat perekam data transaksi di 200 tempat usaha di Kota Manado.


Alat perekam transaksi ini dipasang untuk mendeteksi transaksi pembayaran sekaligus pemungutan pajak di tempat-tempat usaha tersebut.


"Jadi semua transaksi pembayaran akan terekam melalui alat itu. Alat itu bekerja secara online sehingga pembayaran dan pendapatan pajak akan lebih gampang kita kontrol," kata Kepala Bapenda Kota Manado Harke Tulenan melalui Kepala Bidang Pajak dan Retribusi Daerah Ricky Pesik, di kantornya, Senin (11/01/21).


Pemasangan alat itu, katany, bertujuan untuk peningkatan pembayaran pajak pengusaha restoran, hiburan, hotel termasuk pajak parkir. 


Menurut Pesik, pemasangan alat perekam data transaksi ini merupakan kerjasama antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bank Sulutgo dan Pemkot Manado.


Di mana KPK menargetkan pemasukan pendapatan asli daerah melalui pajak dan retribusi akan meningkat 6 kali lipat. 


"Nantinya progres dan keberhasilan dari sistem ini akan dievaluasi per tiga bulan, dimana dari KPK sendiri menargetkan denagn adanya pemberlakuan sistem baru ini, maka pemasukan pajak daerah bisa meningkat menjadi 6 kali lipat," ujar Recky.


Ditambahka, Pemkot Manado akan terus menambah titik pemasangan alat perekaman data transaksi dan pemungutan pajak online di tahun 2021 ini. 


“Untuk triwulan pertama tahun 2021 ditargetkan 50 titik baru akan dipasang alat perekam data transaksi," tukasnya.



(kid/*)