Anak Sekolah Dapat BLT, Begini Rincian untuk SD, SMP dan SMA -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Anak Sekolah Dapat BLT, Begini Rincian untuk SD, SMP dan SMA

editor: hut_kamrin
11 Januari 2021

Ilustrasi uang.


Jakarta, KOMENTAR.ID


Anak sekolah dari pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dapat Bantuan Langsung Tunai (BLT). Bantuan ini masuk dalam progam bansos dari Program Keluarga Harapan (PKH) dengan total mencapai Rp3,4 juta setahun.


Adapun rinciannya, bagi siswa SD/MI/sederajat akan menerima sebesar Rp900.000 per tahun, atau Rp75.000 per bulan. Kemudian, SMP/MTs/sederajat Rp1,5 juta per tahun atau Rp125.000 per bulan. Lalu SMA/MA/sederajat Rp2 juta per tahun, atau Rp166.000 per bulan.


"Diharapkan melalui bantuan ini, keluarga penerima manfaat dapat memiliki akses pendidikan yang lebih baik," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini, di Jakarta. 


PKH sendiri merupakan program pemberian bantuan sosial masyarakat keluarga miskin yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat atau dalam istilah kerennya sering disebut Conditional Cash Transfer (CCT) atau BLT.


Bantuan PKH tersebut diberikan dalam kurun waktu satu tahun,  dengan 4 kali masa pencairan yakni Januari, April, Juli dan Oktober. BLT bisa diambil di Bank BUMN yang telah ditunjuk pemerintah di antaranya BRI, Mandiri, BNI dan BTN. Namun sebelum mengambil ada syarat yang harus dipenuhi.


Kewajiban di bidang pendidikan adalah mendaftarkan dan memastikan kehadiran anggota keluarga PKH ke satuan pendidikan sesuai jenjang sekolah dasar dan menengah. Dan untuk komponen kesejahteraan sosial yaitu penyandang disabilitas dan lanjut usia mulai 70 tahun.


Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa PKH memberikan dampak terhadap perubahan konsumsi rumah tangga, seperti di beberapa negara pelaksana CCT lainnya. PKH berhasil meningkatkan konsumsi rumah tangga penerima manfaat di Indonesia sebesar 4,8%.


Jumlah penerima PKH tahun 2020 sebanyak 10.000.000 KPM dengan alokasi anggaran sebesar Rp36,9 triliun. PKH harus terdaftar dan hadir pada fasilitas kesehatan dan pendidikan terdekat. (*)