Vinsen Sulit Disentuh, Judi Togel Tomohon Merajalela -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Vinsen Sulit Disentuh, Judi Togel Tomohon Merajalela

editor: hut_kamrin
Jumat, 18 Desember 2020

Ilustrasi togel. Foto: Istimewa


Tomohon, KOMENTAR.ID

Peredaran judi jenis toto gelap (togel) di Kota Tomohon disinyalir marak dan berlangsung aman. Padahal, Kapolda Irjen Pol Drs R.Z. Panca Putra Simanjuntak sebelumnya tegas memberantas segala praktik perjudian di daerah bumi nyiur melambai. Meski dilarang, namun masih ada bandar judi yang nekad menjalankan bisnis haram tersebut. Pun demikian, permainan judi kupon itu berlangsung setiap hari.

Sebagaimana penelusuran wartawan, judi togel di Kota Tomohon dikendalikan bandar bernama Ko Vinsen. Pria ini disebut-sebut merupakan seorang pengusaha dari luar Sulut. Dalam menjalankan bisnis ‘hitam’ di Kota Bunga, Ko Vinsen dibantu beberapa kaki tangan.

Mereka berinisial P alias Pure, D alias Do, A alias Lan, M alias Mem, S alias Seke, F alias Frn, R alias Roli, A alias Alon, N alias Noris, J alias Jomi, P aliad Opoi, serta A alias Abut. 

“Dari mereka-mereka ini, ada satu penanggungjawab, dia adalah lelaki N alias Novri,” beber sumber resmi yang meminta namanya tidak dipublikasi, belum lama ini.

Praktek perjudian yang terus berlangsung hingga Kamis (17/12/2012) itu terbilang licik. Sebab para penulis togel menjalankan aksinya dengan mempergunakan handphone.

“Bagi orang yang ingin memasang nomor bervariasi, bisa dipesan melalui SMS ke handphone penulis togel. Ada juga yang pake tulisan di kertas saja,” beber sember.
Per hari, omset yang dihasilkan dari bisnis ilegal tersebut berbanderol ratusan juta rupiah.

“Sehari dua putaran, Sidney dan Hongkong. Uang yang dihasilkan juga mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta perhari,” tanadas sumber sembari menambahkan jika aktivitas judi kupon yang dikendalikan bandar Vinsen sudah berlangsung lama. 

Maraknya aktivitas judi togel di Kota Bunga mendapat sorotan aktivis Sulut. Risat Sanger SH salah satunya. Dia meminta penegak hukum untuk menindak bandar judi togel.
Sebab kata Risat, percuma mengamankan pengecer, jika akar dari bisnis ilegal masih gentayangan.

“Seharusnya aparat melakukan penindakan kepada mereka. Jangan hanya tangkap pengecernya, yang hanya mengelabui permainan di lapangan aja,” kata Risat.

“Aparat penegak hukum harus mengambil sikap dan komitmen dalam melakukan tindakan tegas kepada para bandar togel yang masih melawan perintah tegas kepolisian,” sebutnya. 

Karena menurut Risat, maraknya aktivitas judi togel bisa mencoreng nama baik kepolisian. “Segera lakukan penindakan. Jangan hanya karena togel prestasi Polda Sulut rusak,” tandasnya.

Diketahui, selain Ko Vinsen, judi togel juga dikendalikan bandar berinisial RL alias Ricko. Jika Ko Vinsen mengendalikan judi kupon di sebagian besar wilayah Tomohon, lain dengan bandar Ricko, dia menguasai judi togel di Tombariri. 
Sebelumnya, Tim Resmob Polda Sulut telah menangkap delapan pemain judi togel di Tomohon. Mereka berinisial JP alias Joudy (46), RR alias Robby (58), FP alias Frengky (50), RP alias Rojer (32), HK alias Hengky (60), HT alias Tania (58), SK alias Samuel (54), dan BB alias Boy (46), masing-masing warga Kelurahan Paslaten, Kecamatan Tomohon Tengah.

Pelaku diamankan di Kelurahan Paslaten II Kecamatan Tomohon Tengah, Rabu (18/11/2020), sekitar pukul 21.45 Wita. Di tangan pelaku, petugas mengamankan satu buah kolkulator, rekapan nomor keluar, 11 buah, 11 buah bolpoin, 6 handphone, serta uang tunai Rp1.660.000. 

Saat diamankan, pelaku beserta barang bukti diserahkan Tim Resmob Polda Sulut ke piket Reskrim Polres Tomohon. (*)