Tiga Tahun Deklarasi, PMII Metro Manado Optimis Pegang Teguh Tri-Komitmen -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Tiga Tahun Deklarasi, PMII Metro Manado Optimis Pegang Teguh Tri-Komitmen

editor: Jandry Kandores
Kamis, 24 Desember 2020

Foto bersama usai kegiatan. (Istimewa)


Manado, KOMENTAR.ID


Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Metro Manado, menggelar tasyakuran tahunan untuk memeringati 3 tahun deklarasi berdirinya organisasi berlogo 9 bintang tersebut. 


Kegiatan yang diadakan di Sekretariat PMII Metro Manado ini mengangkat tema, 'Kejujuran, Kebenaran, Keadilan: Sebuah Proyek dari Masa Depan'. 


Para sesepuh PMII Metro Manado, dimulai dari Ketua Umum yang paling pertama, juga turut hadir dalam acara yang rutin diadakan tahunan tersebut. 


Dalam sambutannya, Ketum PMII Metro Manado Fahmi Karim mengatakan, bahwa sikap Deklarasi PMII Metro Manado lahir dari tri-komitmen PMII.


"Kejujuran, Kebenaran, Keadilan, penting untuk mengarahkan kita pada tujuan berorganisasi, organisasi adalah jalan kita menentukan tujuan hidup dengan mengedepankan komitmen," katanya.


Selain itu, Fahmi juga menuturkan, dalam refleksi 3 tahun ini seluruh kader perlu evaluasi kinerja-kinerja PMII selama waktu berjalan dari para senior-senior yang menjadi pemantau berjalannya organisasi tersebut.


Kemudian, Ketum Pertama PMII Metro Manado Zainudin Pai juga berkesempatan untuk berbagi kisah dengan seluruh sahabat-sahabat PMII.


Dengan sapaan akrabnya Jay, orator yang ulung itu sekaligus Staf Bawaslu Sulut membeberkan sejarah berdirinya PMII Metro di Manado.


"Alasan saya dan sahabat-sahabat lainnya mendirikan PMII Metro Manado, adalah kami butuh ruang gerak yang baru tanpa intervensi dari alumni-alumni yang punya kepentingan politis," bebernya.


Lanjutnya, Jay mengapresiasi atas capaian dari kader PMII Metro selama ini, mulai dari Identitas Gerakan, Basis Dampingan, Usaha Ekonomi-mandiri Organisasi, Peluncuran Buku PMII Metro dan banyak hal lainnya.


"Saya pribadi merasa sangat bangga bermetro, karena dengan bermetro saya merdeka. Dan Kita tidak perlu takut ke siapapun, karena kita masih membaca, masih merawat tradisi-tradisi Ke-PMII-an," terangnya dengan rasa bangga.


Terakhir, Jay menyampaikan agar PMII Metro Manado kedepan perlu beradaptasi dengan situasi dan kondisi zaman di era modernitas.


"Karena ini era digitalisasi kita manfaatkan sebaik mungkin media sosial dan sejenisnya, demi kepentingan organisasi dalam beradaptasi dengan zaman serba digital," pungkasnya.



(erlangga)