PLN Manado Berbagi Kasih di Gereja Abigail Rutan Manado -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

PLN Manado Berbagi Kasih di Gereja Abigail Rutan Manado

editor: steward_ruslan
20 Desember 2020

PLN Manado melaksanakan ibadah Pranatal bersama WBP Rutan Manado. Foto: Istimewa


Manado, KOMENTAR.ID 

Tim Persembahan Kasih Pelayanan Rohani Kristen (Perokris) PT PLN (Persero) UP3 Manado memilih jemaat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara Manado sebagai  tempat untuk berbagi kasih bersama. Lewat kerja sama religius yang  terjalin rapi dengan Gereja Betel Tabernakel  Kristus Alfa Omega Manado yang beken dan eksis dengan pelayanan kerohanian jalanan serta dengan membantu orang-orang marjinal melakukan ibadah Pra Natal  di Gereja Abigail Rutan Manado, Kamis (17/12).  Ibadah berlangsung dengan tetap melakukan protokol kesehatan ketat. PLN juga sambil  berbagi kasih lewat ‘kado terindah’ buat sekitar 460 warga binaan.

‘’Dibandingkan dengan perayaan Natal kami di tahun-tahun sebelumnya di  tempat-tempat yang besar, namun kali ini kami memilih untuk merayakan  disini sambil berbagi,’’ pesan Stenly Mangerongkonda, dari Tim Perokris PT PLN UP3 Manado dalam pesan Natal di Gereja Abigail Rutan Manado. 
Pembagian bantuan PLN usah ibadah Pranatal. Foto: Istimewa

Dia mengaku terkesan dengan antusiasme  Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan dalam menyambut mereka di Rutan.
Mangeringkonda mengingatkan  untuk tetap semangat dalam menjalani hari-hari yang berat di balik jeruji besi. 

Ratusan Warga Binaan Nasrani hadir dalam Ibadah Pra Natal tersebut. Selain Khotbah dari Pdt Mickel Kasonso, juga ada penyalaan lilin  Natal dan pemberian doakonia kepda seluruh Warga Binaan  yang dianggap layak untuk menerimanya. ‘’Rutan Manado, khususnya jemaat disini, Tim Kerja Gereja Abigail memberikan kesan yang mendalam buat kami kesini. Apalagi, ini merupakan pelayanan  tahun kelima  disini,’’ ujar Pendeta Mickel Kasonso, MA, dari GBT Kristus Alfa Omega Manado. Kasonso   yang menjadi Khadim dalam Ibadah Pra Natal tersebut mengajak sebagai WBP untuk memaknai Natal untuk bisa berintroksepi  diri untuk menjadi  lebih baik. (*)