Perdana di Sulut, Sangihe Canangkan Aplikasi Siswakeudes -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Perdana di Sulut, Sangihe Canangkan Aplikasi Siswakeudes

editor: verry_bawoleh
Minggu, 20 Desember 2020

Pencanangan Aplikasi Siswakeudes (Foto Komentar.ID)

Tahuna,KOMENTAR.ID


Mempermudah Inspektorat Kabupaten dalam melaksanakan pengawasan pengelolaan keuangan desa, Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pencanangan Aplikasi Sistem Pengawasan Keuangan Desa (Siswakeudes) bagi Aparat Pengawasan Interen Pemerintah (APIP) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (18/12/20) di ruang Serba Guna  Rumah Jabatan Bupati.

Kepala perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara Setia Nugraha  menjelaskan, aplikasi Siswaskeudes ini, digunakan untuk membantu Inspektorat Kabupaten Kota dalam melaksanakan pengawasan pengelolaan keuangan desa dengan berbasis aplikasi.

“Aplikasi ini lebih ke Inspektorat. Karena ada ratusan desa yang diawasi, kan tidak mungkin dana yang diberikan Pemkab ke inspektorat akan cukup. Jadi dengan siswakeudes ini akan mampu mensortir dan memberikan peringkat, kira-kira desa mana yang resikonya lebih besar dari segi dananya,” jelasnya.

Lanjut dia berharap, komitmen dari bupati agar  aplikasi ini berjalan efektif dan menjadi sarana untuk mencegah terjadinya penyimpangan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Kalau dilihat Kabupaten Kepulauan Sangihe ini sudah baik. Mendapat opini WTP lima kali berturut-turut, meraih berbagai penghargaan dan juga SAKIP sudah baik. Namun bukan berarti tidak ada temuan. Dan pengawasan ini harus dilakukan secara terus menerus agar mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Setia.

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana SE ME dalam sambutannya menyampaikan apresiasi serta terimakasih kepada Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara. Menurut Gaghana, pencanangan aplikasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menata pengelolaan keuangan desa yang semakin lebih baik. 

“Saya yakin aplikasi ini akan sangat membantu. Dan diharapkan bagi aparatur pemerintah desa yang menguasai operasional atau penggunaan aplikasi siswakeudes ini mampu mengambil peranan maksimal dalam mendorong penerapan aplikasi sistem ini,”ungkap Jabes.

Sementara itu Kepala Inspektorat Sangihe, Nusrianto Pande disela-sela kegiatan mengatakan, pencanangan Aplikasi Siswakeudes di Sangihe merupakan yang perdana dilakukan BPKP di wilayah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Aplikasi Siswakeudes juga sangat penting dalam mensinkronkan data, ternasuk pihak Inspektorat juga akan lebih mudah mengawasi dan mengontrol pengelolaan keuangan desa, sebab aplikasinya langsung terkonek dengan Inspektorat.

"Sehingga kami dapat melihat dan mempriotaskan desa mana yang anggarannya besar yang akan lebih dulu ditangani, sebab setiap kondisi keuangan desa kami sudah tahu lewat sistim yang sudah terkonek,"pungkas Nusrianto.