Esok Hari Pencoblosan, Ini Tata Cara Saat Berada di TPS -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Esok Hari Pencoblosan, Ini Tata Cara Saat Berada di TPS

editor: jandry_kandores
08 Desember 2020



Manado, KOMENTAR.ID


Rabu 9 Desember 2020 esok sejumlah daerah menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada). Pemerintah telah menyatakannya sebagai hari libur nasional. Hal itu agar para pemilik hak suara menyalurkannya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).


Ada beberapa tata cara yang berubah terkait pelaksanaan protokol kesehatan. Berikut ini tata cara pencoblosan di TPS pada Pilkada 2020:


1. Pemilih yang tercantum dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) membawa Surat Pemberitahuan Pemungutan Suara kepada Pemilih. Untuk pemilih yang tercantum dalam DPPh (Daftar Pemilih Pindahan), dapat membawa KTP-el/Surat Keterangan dan formulir Model A5.


Untuk pemilih yang sudah memenuhi syarat (sudah 17 tahun atau sudah menikah), tetapi tidak tercantum dalam DPT dapat membawa KTP-el atau Surat Keterangan. Pemilih ini akan masuk ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Pemilih ini datang pada pukul 12.00 hingga 13.00 WIB.


2. Pemilih datang ke TPS sesuai dengan jam yang tercantum dalam Surat Pemberitahuan Pemungutan Suara kepada Pemilih.


Sehingga pemilih tidak bisa datang kapan saja seperti pemilu sebelumnya.

Misalnya, pemilih urutan 1 hingga 50 datang pukul 07.00 WIB hingga 07.59 WIB, sedangkan pemilih urutan 51 hingga 100 pada pukul 08.01 WIB hingga 09.00 WIB.


3. Pemilih wajib menjaga jarak yaitu 1 meter.


4. Sebelum memasuki TPS, pemilih mencuci tangan terslebih dahulu. Kemudian dicek suhu tubuh. Jika suhu badan tetap tinggi, maka pemilih dipersilakan untuk menggunakan bilik pemilihan khusus, yang letaknya di luar TPS.


Jika subu badan pemilih di bawah 37,3 derajat Celcius, ia dapat masuk ke TPS dan menyerahkan surat menunjukkan Surat Pemberitahuan serta KTP-el kepada KPPS-4 dan mengisi formulir daftar hadir. Pemilih kemudian mendapatkan sarung tangan plastik dari Petugas KPPS-4.


5. Pemilih menggunakan sarung tangan dan menunggu giliran dipanggil dengan duduk di kursi yang disediakan sembari tetap menjaga jarak. Dalam TPS dengan ukuran 8 x 10 meter, hanya disediakan maksimal 9 kursi.


6. Pemilih mengambil surat suara setelah dipanggil namanya oleh Ketua KPPS.


7. Pemilih menggunakan hak pilih dengan cara mencoblos pakai alat coblos yang disediakan (paku) sekali pada kolom yang berisi nomor urut, pas foto, dan nama pasangan calon.


8. Pemilih memasukkan surat suara ke dalam kotak dengan dipandu oleh KPPS 6.


9. Pemilih membuka sarung tangan, membuangnya ke tempat sampah yang disediakan di dekat KPPS 7.


10. Pemilih ditandai dengan cara jarinya (pada bagian kuku) ditetesi tinta oleh KPPS 7.


11. Pemilih wajib cuci tangan di tempat yang disediakan, yang terletak di luar pintu keluar TPS.


12. Pemilih yang sudah selesai menggunakan hak pilih diimbau segera meninggalkan TPS dan tidak berkerumun di area TPS.


(kid/gmn/*)