Dipecat DKPP, 'Pacar Merah' Siapkan Gugatan ke PTUN -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Dipecat DKPP, 'Pacar Merah' Siapkan Gugatan ke PTUN

editor: hut_kamrin
18 Desember 2020

Personil Bawaslu Minut Rahman Ismail. Foto: Istimewa


Minut, KOMENTAR.ID

Personil Bawaslu Minahasa Utara Rahman Ismail resmi dipecat Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Pria yang gemar memosting istilah pacar merah dan bulan sabit di akun Facebooknya Rahma Ismail, sampai saat ini masih tetap menjalankan tugasnya sebagai pengawas pemilu di Minut. 

Rahman menegaskan, dirinya akan mengajukan gugatan terhadap putusan tersebut DKPP ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). 

“Saya akan mengajukan gugatan untuk meminta pembatalan putusan DKPP, nanti gugatan akan didaftarkan segera setelah selesai disusun, dan mengikuti perkembangan yang ada,” tegasnya melalui pesan WhatsApp (18/12/20). 

Hal ini disebabkan karena menurutnya putusan DKPP nomor 114-PKE-DKPP/X/2020 ter-tanggal 16 Desember 2020 tersebut berlebihan dan cacat. 

"Dalam gugatan tersebut saya akan menyampaikan alasan-alasan agar pengadilan dan publik dapat menerima adanya kecacatan hukum dalam putusan DKPP ini,” sambung Rahman. 

Ia juga menyatakan keberatan atas pemberhentian tersebut. Dia menilai, apa yang dituduhkan telah melanggar prinsip integritas dan profesionalitas, yakni merendahkan integritas pribadi dengan melakukan relasi yang tidak sewajarnya sebagai penyelenggara pemilu.

Sekedar informasi, Rahman dijatuhkan sanksi pemberhentian tetap oleh DKPP, dalam sidang yang dipimpin Prof. Muhammad Rabu (16/12/20) lalu, karena terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu. 

"Teradu (Rahman Ismail) terbukti melanggar ketentuan Pasal 2, Pasal 7, Pasal 12 huruf a dan b, dan Pasal 19 huruf a dan d Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu," terang Prof Muhammad

“Berdasarkan pertimbangan dan kesimpulan tersebut DKPP memutuskan untuk menjatuhkan Sanksi Pemberhentian Tetap kepada Teradu Rahman Ismail, selaku Anggota Bawaslu Kabupaten Minahasa Utara sejak dibacakannya Putusan ini," Imbuh dia membacakan putusan sidang. (Erlangga Alief)