Bersua dengan Om Zeth, Orang yang Berani Bentak dan Pernah Usir Elly Lasut -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Bersua dengan Om Zeth, Orang yang Berani Bentak dan Pernah Usir Elly Lasut

editor: jandry_kandores
14 Desember 2020

Om Zeth Panibaren. Inzet: Bupati dan Wabup Talaud Elly Lasut - Moktar Parapaga. (Kolase Foto Komentar.ID)


Manado, KOMENTAR.ID


Namanya Zeth Panibaren. Biasa dipanggil Om Zeth. Usianya jalan 60 tahun. 


Dia mungkin menjadi satu-satunya orang yang pernah membentak dan mengusir Elly Lasut, Bupati Talaud saat ini. 


Namanya pun tenar karena dikenal banyak orang di wilayah perbatasan.


Om Zeth tidak mengenyam pendidikan layaknya khalayak umum. Dia bahkan tak pernah mengantongi ijazah. Sekalipun ijazah anak sekolah minggu.


“Kalo kita punya ijazah, skarang paling kita so jadi kepala dinas di Talaud,” celetuk Om Zeth membuka percakapan dengan wartawan di kediamannya di Melonguane, Kabupaten Talaud, Minggu (13/12/2020) malam.


Soal gertakannya kepada Elly Lasut, itu terjadi saat Elly mulai merajut cinta dengan Telly Tjanggulung.


“Pernah satu hari Elly Lasut datang mo cari pa Telly. Pas di rumah, dia tanya kalo Telly ada. Trus kita tanya bale, ngana sapa? Telly nda ada. Pulang, pulang,” cerita Om Zeth.


“Pokoknya saat itu Elly Lasut kalah sok. Dia jadi tako pa kita. Cuma kita yang pernah gertak pa dia,” celetuk Om Zeth sembari tertawa mengenang kisah itu.


Om Zeth adalah “orang kerja” Keluarga Tjanggulung. Dia sangat loyal sehingga menjadi orang kepercayaan ayahnya Telly Tjanggulung. Dia sudah dianggap bagian dari keluarga.


Om Zeth kemudian bercerita tentang Elly Lasut. Dia menceritakan awal muawal Elly menjadi dokter PTT (pegawai tidak tetap) di Talaud, hingga sukses menjadi bupati.


“Elly itu, dia jadi dokter di Talaud karena Telly pe papa ada minta. Jadi Elly boleh batona (pacaran) deng Telly, asal dia mengabdi di Talaud. Jadi dokter di Talaud,” beber Om Zeth.


Sejak saat itu, di era 90-an akhir, Elly kemudian menjadi dokter PTT di Talaud. Elly bekerja di Talaud atas permintaan ayahnya Telly karena melihat Talaud sangat kekurangan tenaga dokter.


“Telly pe papa minta dia musti jadi dokter di Talaud. Telly pe papa suruh kita ke Ranotana kong bilang pa Elly. Akhirnya Elly suka ke Talaud, sekaligus berhasil menikah dengan Telly,” ungkap Om Zeth.


Di sela menjadi dokter PTT, seiring berjalannya waktu, Elly Lasut kemudian mencoba terjun ke dunia politik. 


“Waktu itu Elly bilang pa kita, jadi dokter penting, mar lebih bagus kalo dia berpolitik. Dengan berpolitik dia rasa boleh bantu lebe banyak orang di Talaud,” kisah Om Zeth. 


Elly Lasut kemudian terjun ke dunia politik. Dia menjadi salah satu penggagas daerah otonom Talaud saat itu. 


Dia memulai kiprah politik sebagai aktivis. Lalu menjadi anggota dewan, kemudian berhasil menjadi Bupati Talaud, tahun 2004.


“Jadi Elly Lasut itu jadi bupati karena kita hehehe. Kita yang suruh dia datang ke Talaud jadi dokter. Kalo kita nda bilang dia musti ke Talaud, bagini nda jadi bupati. Mar dia memang laki-laki bataru. Petarung memang. Lia jo sandiri depe gaya,” seloroh Om Zeth sembari bersiul “viu wit..”


Setelah Elly Lasut menjadi bupati, Om Zeth kemudian menghilang. Dia tak lantas harus ‘menempel’ Elly Lasut yang telah menjadi orang nomor satu di Talaud.


Om Zeth memilih menepi ke kampung halamannya, di Beo. Dia hidup bersama istrinya di sana. Namun, jurus ‘menghilang’ Om Zeth ini rupanya membuat sang bupati penasaran. 


“Elly penasaran karena begitu dia jadi bupati, dia so nda pernah lia pa kita. Mar jago dia. Tiga bulan kemudian, dia suruh polisi jemput pa kita di Beo. Polisi jemput deng oto truk. Kita jadi sama deng preman,” beber Om Zeth.


“Akhirnya dari Beo polisi bawa pa kita ke kediaman bupati. Baku dapa deng dia kong dia cuma tatawa. Elly dapa pa kita,” kelakarnya sembari tertawa.


Om Zeth memang telah menjadi orang kepercayaan Keluarga Tjanggulung sejak dulu. Dan hingga kini, ia sudah dianggap menjadi bagian dari Keluarga Lasut-Tjanggulung.


“Sekarang kita ja urus Elly Lasut pe kolam ikan. Itu bukang kolam sembarang karena depe isi air laut. Setiap hari kita kase makan ikan-ikan di situ,” tutup Om Zeth yang mempunyai kemampuan khusus memberi makan ikan langsung dari tangannya. 


(kid/yha)