Utus Tamalagi ke Sangihe, Kementan Sentuh Petani Mileneal Perbatasan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Utus Tamalagi ke Sangihe, Kementan Sentuh Petani Mileneal Perbatasan

editor: verry_bawoleh
Rabu, 18 November 2020

Yesiah Erick Tamalagi, Staf Khusus Kementan (Foto Komentar.ID)

Tahuna, KOMENTAR.ID


Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara baru-baru ini kedatangan Staf Khusus Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia Bidang Komunikasi Pembangunan Pertanian, Yesiah Erick Tamalagi.

Kedatangan Erick ke Sangihe, yang turut memboyong tim dari Balai Pengkajian Teknologi  Pertanian (BPTP), Balai Penelitian Tanaman Palma dan Karantina, tak lain untuk memberi sentuhan teknologi kepada petani mileneal di kawasan yang berbatasan dengan negara tetangga Philipina tersebut.

Menurut mantan wartawan Jawa Pos Grup ini, misi Kementan di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk mengangkat wilayah perbatasan sama majunya pertanian dengan wilayah lain di Indonesia.

"Untuk itu pak Menteri telah menargetkan 2,5 juta petani mileneal juga gerakan tiga kali ekspor, sebab ini merupakan harapan pak Menteri dalam memajukan pertanian di kawasan perbatasan dengan negara lain,"ungkap Erick.

Yang menarik, Erick menjanjikan siap kembali ke Sangihe bulan depan bersama tim khusus untuk melatih dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) petani milenial Sangihe.

"Soal SDM saya sudah berkoordinasi dengan pak Bupati, dan beliau menginformasikan kalau tahun ini ada 40 anak muda yang akan ikut pelatihan di Lembang, tapi terganjal Covid-19, dan saya balik, bulan depan saya bawa tim untuk melakukan pelatihan di sini,"kata Erick.

Disentil produk pertanian yang bakal disuport Kementan, pria low profil ini mengaku semua diserahkan sesuai keinginan petani milineal sendiri, sambil akan didorong pengembangan produk lokal yang menjadi produk andalan di daerah.

"Kalau anak muda itu sudah suka bertani, kita tanya apa mau dia, lalu kita lihat potensi daerah ini apa, itu yang kita dorong. Jadi petani muda itu yang memilih sendiri produk yang akan ia kembangkan,"ujarnya.

Selama dua hari di Sangihe, Erick mengaku banyak mendapat masukan dari Bupati Jabes Ezar Gaghana dan Kepala Dinas Pertanian Sangihe, Golfried Pella, termasuk melakukan pertemuan di Markas Pangkalan Angkatan Laut Tahuna dalam agenda  silahturahmi dan koordinasi dalam membangun kesepahaman disetiap tugas pokok masing-masing di perbatasan.

Begitu pun sebelum bertolak dari Tahuna dengan kapal malam, Erick juga sempat berdiskusi dengan komunitas petani muda perbatasan di hotel Nasional Tahuna