Tunjangan dan Honor Belum Dibayar, THL-ASN Pemkab Minut Demo Badan Keuangan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Tunjangan dan Honor Belum Dibayar, THL-ASN Pemkab Minut Demo Badan Keuangan

editor: komentar.id
Rabu, 18 November 2020

Aksi damai dilakukan ASN dan THL Pemkab Minut, Rabu (18/11/2020). (Foto: Erlangga Alief)


Minut, KOMENTAR.ID


Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkab Minut, melakukan demo damai di Kantor Badan Keuangan Pemkab Minut, Rabu (18/11/2020).


Hal ini dilakukan imbas belum terbayarnya Tunjangan Kerja Daerah (TKD) untuk ASN dan honor untuk Tenaga Harian Lepas (THL). 


Aksi damai tersebut diawali dengan bersih-bersih di lingkungan Pemkab Minut, kemudian dilanjutkan dengan orasi di Kantor Bappelitbang Minut. 


Dalam orasi yang disuarakan Plt Kepala Dinas Naker Minut, Marthen Sumampouw, aksi itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas mereka. 


"Sebab TKD dan pembayaran honor ini merupakan hak kami bersama teman-teman THL yang harus dibayarkan, apalagi dari pengeluhan di teman-teman damkar, jangankan honor dan TKD, pemberian dana operasional saja sudah tak pernah dilakukan, sehingga kami di sini ada untuk mempertanyakan kendala apa sehingga berbagai pembayaran dan pembiayaan ini ditunda," tandasnya.


Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Minut Jemmy Kuhu yang menerima aksi damai menanggapi bahwa memang tertundanya pembiayaan-pembiayaan di masing-masing OPD termasuk honor dan TKD, akibat adanya keterlambatan penyesuaian APBD Perubahan.


"Dan ini harus dimaklumi oleh seluruh jajaran ASN dan THL, sebab penyesuaian APBD-P ini, memang harus dilakukan sesuai mekanisme. Jadi tidak ada istilah sengaja menahan TKD dan honor THL, sebab kita masih sementara melakukan penyesuaian APBD-P," jelas Kuhu.


Dia menambahkan bahkan dirinya sebagai sekretaris daerah, sampai saat ini juga belum menerima TKD. 


"Namun ini sudah sementara tahapan penyesuaian dan dipastikan dalam waktu dekat akan selesai. Sehingga saya meminta ASN dan THL untuk bersabar," imbuhnya.


Mendengar tanggapan tersebut, massa pun mengajak sekda untuk mengikuti aksi dan bersama-sama menuju Kantor Badan Keuangan Minut, untuk mempertanyakan proses penyesuaian APBD-P.


(erl)