Sebut Pejabat Bajingan, Jeane Laluyan Diminta Belajar Etika -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Sebut Pejabat Bajingan, Jeane Laluyan Diminta Belajar Etika

editor: rolly_sondakh
Selasa, 10 November 2020

Terry Umboh vs Jeane Laluyan. (Foto ist)


Manado, KOMENTAR


Kicauan Anggota DPRD Kota Manado Jeane Laluyan (JL) yang menyebut Kepala Disdukcapil bajingan mendapat sorotan banyak kalangan. Salah-satunya datang dari Aktivis Manado Terry Umboh, menurut Umboh, kata-kata tersebut tidak beretika sebagai seorang anggota dewan.


"Bahaya kalau anggota dewan begitu. Karena kata-kata itu tidak beretika dan contoh buruk, apalagi dia (Jeane Laluyan) wakil rakyat. Ini pertanda buruk bagi Fraksi PDIP," kata Umboh via WhatsApp Selasa (10/11/2020).


Bahkan Ia menegaskan, anggota dewan yang doyan cari panggung itu harus belajar etika untuk benar-benar siap menjadi legislator. "Belajar etika dulu, supaya sinkron dengan status di DPRD Manado," tegasnya.


Meski begitu, Umboh menjelaskan,  sebagai anggota dewan yang yang punya fungsi pengawasan, sudah menjadi hak JL yang saat ini duduk di Komisi I. 


"Itu hak dia sebagai personil komisi I di DPRD Manado, namun sayang mulutnya kemana-mana. Kalau memang benar jalankan fungsi, panggil ke kantor. Apalagi setara eselon II," tukas aktivis yang dikenal kritis itu.


Hal itu diungkapkan Umboh menyusul kicauan Legislator perempuan dari Fraksi PDI-P tersebut, Jumat (06/11/2020) saat mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado, dikarenakan tidak ada kesabaran menunggu, sehingga menyampaikan kata-kata dengan menggunakan bahasa yang tidak pantas kepada Kadisdukcapil Julises Oehlers. Terbukti dalam rekaman melalui audio whatsapp berdurasi 57 detik. Dalam rekaman tersebut JL menyampaikan perkatan tidak pantas menggunakan dialek bahasa Manado.


"Bapak lupa bapak so tau makanya saya ditunggu sebentar disini, trus tiba-tiba dia keluar, memang bajingan ini Kadis mo cari-cari masalah dia ini. Pak Kadis pe pintu pintu samping dimana.? Bilang pa Pak Kadis nech Jeane Laluyan ada datang dan berkali-kali kita telvon serta WA dia tidak merespon. Kita mo urus ini masyarakat pe KTP dan KK, jangan hanya warna tertentu yang mau di urus, bilang nech Jeane Lalunya kita mo datang ulang," bentak JL.


(***)