Penertiban Hewan Peliharaan di Pulau Kawio, Babinsa Khawatir Picu Perselisihan Warga -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Penertiban Hewan Peliharaan di Pulau Kawio, Babinsa Khawatir Picu Perselisihan Warga

editor: verry_bawoleh
Selasa, 10 November 2020

Babinsa Pulau Terluar Kawio Komsos Soal Hewan Peliharaan (Foto Istimewa)


Tahuna,KOMENTAR.ID

Bukan hal baru terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara, hewan peliharaan sering merusak tanaman maupun perkebunan warga. 

Dan ulah hewan peliharaan ini kerab menjadi penyebab terjadinya perselisihan antar warga. 

Babinsa Koramil 1301-10/Marore Serda Frets Dumais langsung menyikapi hal ini dengan melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga kampung pulau Kawio Kecamatan Kepulauan Marore, Senin (09/11/20).

Pada kesempatan itu Frets menghimbau kepada warga yang mempunyai hewan ternak dapat mengikat maupun dikandangkan, mengingat banyak warga yang mengeluhkan hewan ternak berkeliaran di perkebunan dan merusak hasil kebun warga, yang berakibat mengakibatkan kerugian bagi petani.

Hewan yang kerab berkeliaran di pulau Kawio, diantaranya sapi, kambing maupun babi.

"Beberapa hari terakhir, banyak warga yang bercocok tanam mengeluhkan kebunnya dimasuki binatang peliharaan yang tidak diikat pemiliknya, sehinga merusak dan memakan hasil kebun mereka. Warga mengadukan kepada saya selaku Babinsa, untuk menertibkan hewan peliharaan dan menyampaikan kepada pemilik ternak untuk mengikat peliharaanya, agar tidak terjadi keributan antar warga," ungkap Frets.

Usai melakukan komsos, Frets berharap masyarakat di pulau terluar Kawio mematuhi komiten yang telah terbangun terkait penertiban hewan peliharaan yang mengganggu tanaman petani.

"Semoga dengan diadakannya Komsos ini, warga yang mempunyai hewan peliharaan dapat mengerti dan menjaga hewan ternak mereka, sehingga tidak ada lagi keluhan yang merugikan sesama warga," ujar Frets.