Olly Masuk Gereja Pakai Kemeja Polos, Warga: Puji Tuhan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Olly Masuk Gereja Pakai Kemeja Polos, Warga: Puji Tuhan

editor: komentar.id
Senin, 02 November 2020

Olly Dondokambey (kemeja putih) foto bersama AARS dan para pendeta di GMIM Sentrum Manado, Minggu (01/11/2020). Foto: Istimewa


Manado, KOMENTAR.ID


Calon Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey tampak mulai mampu membedakan cara berpakaiannya saat ke gereja. Ia kini tak lagi mengenakan kemeja dengan embel-embel hashtag #3 sebagaimana biasanya.


“Nah kalo begini pantas dipuji dan diapresiasi. Puji Tuhan. Begitu kwa kalo jadi pemimpin. Pemimpin memang musti kase contoh yang bagus ke masyarakat,” tegas pengamat politik Terry Umboh kepada wartawan via telepon, Senin (02/11/2020).


Terry Umboh. Foto: Istimewa


Olly Dondokambey diketahui mengikuti ibadah Minggu (01/11/2020) kemarin di GMIM Sentrum Manado. Dalam kesempatan itu, ia tampak lebih fresh dengan setelan kemeja putih bersih.


Dalam ibadah itu, calon petahana ini mendapat siraman berkat melalui doa pengutusan. Sebagai salah satu kontestan di Pilkada Sulut, Olly turut didoakan oleh banyak pendeta saat itu.


Dalam foto yang beredar, tampak juga calon wakil gubernur Steven Kandouw mendampingi Olly, serta pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS).


Olly Dondokambey waktu lalu sempat disorot habis-habisan mengenai caranya berpakaiannya saat ke gereja. Ia dianggap melakukan kampanye terselubung karena mengenakan kemeja dengan hashtag #3 sebagai simbol nomor urutnya di pilkada.


Namun anggapan ini, dibantah langsung yang bersangkutan. Menurut Olly, ia tak pernah berkampanye di dalam gereja.


“Kita memang perlu bersosialisasi, tapi nyanda kampanye di gereja. Di sambutan kita nda kampanye, nda mengajak jemaat kok,” tangkis Olly kepada komentar.id di kediamannya, di Kolongan, Minahasa Utara, Rabu (21/10/2020) lalu. 


Olly menambahkan, dia tetap memerhatikan aturan main yang ada selama tahapan pilkada.


“Kalau memang kita salah, pasti bawaslu so pangge. Mar ini, nyanda,” ujarnya.



(kid)