Minahasa Miliki Patung Yesus di Bawa Laut -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Minahasa Miliki Patung Yesus di Bawa Laut

editor: hut_kamrin
Senin, 09 November 2020

Monumen bawah laut Parentek, berupa patung Yesus. Foto: Istimewa

Minahasa, KOMENTAR.ID

Kabupaten Minahasa khususnya di Desa Parentek, menyimpan sejumlah potensi wisata. Terbaru patung Yesus ikut menarik minat wisatawan religi. 

Seperti yang baru-baru ini digagas para pecinta diving. Sebuah situs penyelaman artificial reef berupa monumen patung Yesus diletakan di bawah laut Desa Parentek, Kecamatan Lembean Timur. Lokasi tersebut dinamakan monumen patung Yesus Juru Selamat Parentek. Patung tersebut diletakan di kedalaman 15 meter di bawah laut Pantai Parentek.

“Spot ini baru kami buat pekan lalu. Peletakan patung Yesus ini dilakukan oleh penyelam-penyelam profesional dari Minahasa dan Manado bersama masyarakat Desa Parentek,” ungkap Roger Lantang, penggagas alternatif wisata tersebut.

Lanjut Lantang, dibuatnya spot penyelaman berupa patung Yesus tersebut berawal dari sebuah nazar. “Awalnya ini datang dari nazar berapa puluh tahun lalu waktu wisuda Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat. Nazar itu adalah membuat artificial reef dalam bentuk patung Yesus,” tambahnya.

Dia menjelaskan, patung tersebut juga dapat berdampak positif bagi kelangsungan ekosistem yang ada di sekitarnya. “Dari sisi ekologis peletakan artificial reef itu adalah media yang dapat membantu adanya karang baru yang menempel/settle pada substrat yang dibuat dan diletakan di dasar perairan pada kedalaman produktif lima sampai 15 meter,” jelasnya.

Lantang yang juga ASN di Pemkab Minahasa itu pun berharap dengan adanya peletakan artificial reef berupa patung Yesus di bawa laut itu, dapat memicu adanya kunjungan wisata. “Khususnya mereka yang hobi menyelam. Karena dapat menumbuhkan kunjungan wisata bawah laut di Desa Parentek dan sekitarnya,” ungkap Lantang.

Ia berterima kasih atas sejumlah pihak yang terlibat dalam pembuatan artificial reef patung Yesus di bawah laut.

Kadis Pariwisata Kabupaten Minahasa Teddy Sumual mengatakan, potensi wisata bawah laut Pantai Timur Minahasa tidak kalah menarik dengan Bunaken. 

“Di sepanjang Pantai Timur Minahasa, termasuk di Parentek itu memang terumbuh karang dan hewan endemiknya yang unik-unik. Bawah laut di sana tidak kalah dengan di tempat lain seperti Raja Ampat dan Bunaken. Apalagi dengan adanya artificial reef berbentuk patung Yesus, pasti akan lebih menambah daya tarik bawah laut Pantai Timur,” ungkapnya saat dihubungi, Minggu (8/11).

Dengan begitu, tambah Sumual, itu dapat juga menarik wisatawan dan diharapkan setelah pandemi Covid-19, wisata di Minahasa akan kembali berjaya.

“Juga tentunya akan menjadi sumber penghasilan alternatif bagi masyarakat sekitar dari sektor pariwisata dengan adanya multi efek impact pelaku pariwisata di tingkat desa. Karena di sana sudah saya latih sejumlah milenial desa untuk menjadi divers profesional. Nantinya mereka akan bisa bertugas menjadi guide-guide untuk wisata bawah laut. Diharapkan juga dengan begitu, masyarakat di pesisir Pantai Timur akan lebih melindungi terumbu karang serta mampu mengelola dan memanfaatkan pontensi ini dengan prinsip lestari,” pungkas Sumual. (Gerry Ticoh)