Logistik Pilgub 2020 Diterima KPU Mitra -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Logistik Pilgub 2020 Diterima KPU Mitra

editor: rolly_sondakh
Senin, 16 November 2020

 

Ketua KPU Mitra, Wolter Dotulong. (Foto ist)


Manado, KOMENTAR.ID


RATAHAN - Logistik Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2020 telah diterima KPU Mitra, Sabtu (14/11/20) pagi.

Logistik tersebut diterima langsung ketua KPU Mitra, Wolter Dotulong di kantor KPU Mitra.


Logistik Pilgub yang terdiri dari kotak suara, bilik suara, tinta, kabel tis dan segel tersebut diterima dalam keadaan baik dan utuh.


Logistik yang diterima KPU Mitra, masing-masing kotak suara sebanyak 280 buah, bilik suara 1120 buah, tinta 560 botol, kabel tis 1680 buah dan segel 5600 buah.

Sementara untuk surat suara nanti akan menyusul, karena masih menunggu jumlah pemilih keseluruhan.


Ketua KPU Mitra sekaligus ketua Divisi Logistik Wolter Dotulong ketika diwawancarai mengatakan, logistik yang diterima pihaknya adalah yang akan digunakan pada Pilgub 9 Desember mendatang.


"Ribuan logistik Pilgub yang diterima dalam keadaan baik dan utuh. Dan logistik ini akan disalurkan ke seluruh TPS yang tersebar di wilayah Mitra," ucap Dotulong.


Disinggung terkait kesiapan KPU Mitra dalam menghadpi Pilgub mendatang, Dotulong dengan yakin dan tegas menyatakan jika KPU Mitra sangat siap melaksanakan tahapan Pilgub.


"Pada dasarnya kami selalu dan sangat siap melaksanakan proses Pilgub mendatang, karena itu sudah merupakan tugas kami sebagai penyelenggara," ujar Dotulong sembari menambahkan jika pihak KPU terus melakukan koordinasi dengan Polres Mitra guna pengamanan jalannya tahapan Pilgub.


Tak hanya itu, menjelang proses Pilgub pada 9 Deswmber mendatang, KPU Mitra akan menggelar simulasi tatacara pemungutan dan penghitungan suara.


"Kami akan melaksanakan simulasi pada tanggal 20 November nanti. Dan pelaksanaan simulasi nanti akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku, pihak yang tidak berkompeten dilarang masuk TPS. Simulasi ini sendiri akan dilaksanakan di TPS 1 Kelurahan Wawali, Kecamatan Ratahan," jelas Dotulong yang turut diiyakan komisioner KPU Mitra Hensly Pelleng.


Dijelaskan Dotulong, dalam proses Pilgub nanti ada beberapa cara yang sedikit berbeda yang akan dilaksanakan.


"Karena saat ini dalam pandemi Covod-19, tatacara pemilihan nanti akan sedikit berbeda dari pemilihan-pemilihan sebelum. Wajib pilih yang yang akan melakukan pemungutan suara wajib mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan. Bahkan pemilih diharuskan membawa alat tulis sendiri," ujarnya.


Sementara, lanjut Dotulong, jika terdapat ada wajib pilih yang sedang menjalani isolasi mandiri dirumah atau di rumah sakit, akan ada petugas khusus yang dilengkapi APD yang akan mengunjungi dan melakukan proses pemungutan suara.


"Nanti ada petugas khusus yang ditugaskan untuk melakukan pemungutan suara kepada pemilih yang diisolasi mandiri, didampingi panwas dan petugas keamanan," tandasnya.


(Chinot)