Didukung Pemkab Minahasa, Lomba Beking Bagus Tondano Digelar Hingga Desember -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Didukung Pemkab Minahasa, Lomba Beking Bagus Tondano Digelar Hingga Desember

editor: komentar.id
Jumat, 13 November 2020



Manado, KOMENTAR.ID


Bupati Minahasa menyambut antusias gerakan peduli Tondano yang digagas oleh Alumni Smanto 170.1 di bawah pimpinan Irjen Pol Carlo Tewu dan para anggota WAG Tondano Kinatoanku.


Setelah sukses dengan penanaman pohon hias di jalan-jalan utama Kota Tondano, sekarang dilanjutkan dengan Lomba Beking Bagus Tondano.


Lomba ini mempertandingkan tiga kategori, yaitu :

1. Keindahan antar kecamatan se Tondano

2. Keindahan Antar Kelurahan dan Desa

3. Keindahan pekarangan keluarga.





Lomba akan berlangsung sampai bulan Desember 2020. Dengan demikian saat merayakan Natal dan Tahun Baru, rumah-rumah di Tondano akan tertata indah karena di semua pekarangan rumah dihiasi oleh aneka warna bunga dan pohon hias yang ditanam warga.


Bert Toar Polii selaku panitia pelaksana mengatakan, dukungan Pemda Minahasa sangat nyata dengan ditunjuknya Ibu Fenny Roring-Lumanauw Ketua PKK Minahasa yang juga isteri Bupati Minahasa sebagai Ketua Panitia Pelaksana.


Ibu Fenny Roring-Lumanauw dibantu tim kerja Gerakan Peduli Tondano dengan  Ibu Anetha Tilaar sebagai Personal in Charge (PIC). Kepada para pemenang diberikan hadiah selain hadiah uang tunai juga diberikan hadiah motor sampah dengan tujuan untuk memelihara kebersihan kota Tondano agar terjaga selalu bersih.


Sekedar informasi, Gerakan Peduli Tondano mempunyai dua program selain yang diatas, yang tujuannya untuk mempercantik Kota Tondano agar kedepannya bisa menunjang program pemerintah dalam bidang parawisata.


Tondano sebagai kota di tepi Danau Tondano memang mempunyai potensi besar untuk dijadikan objek wisata. Kota di tepi Danau hanya bisa dihitung dengan jari di dunia.


Kedua program itu adalah, pertama pembentukan koperasi yang akan menangani sawah-sawah di Tondano yang saat ini terlantar serta yang kedua adalah penanaman pohon hias Tabebuya sebanyak 2300 pohon yang diselenggarakan dalam dua tahap.


Kedua program di atas sudah dimulai dan sedang dalam proses. Koperasi sudah dibentuk pada Rapat tanggal 23 September 2020 di Benteng Moraya dengan nama Koperasi  Makatana Minahasa. Selanjutnya sedang disusun ke pengurusan dan kelengkapan surat.


“Semoga Tondano sebagai The Heart of Minahasa segera terwujud. Kita semua harus berpacu dengan waktu agar ketika revitalisasi Danau Tondano oleh pemerintah pusat terwujud maka masyarakat Tondano telah siap untuk menerima limpahan wisatawan yang akan berkunjung ke Sulut nanti,” kata Poli.


***