Di Manado, 675 Warga Rehabilitasi karena Narkoba -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Di Manado, 675 Warga Rehabilitasi karena Narkoba

editor: kimmy_mamahit
Rabu, 18 November 2020

Kepala BNN Kota Manado Reyno Bangkang saat ekspose data di Kantor BNN Kota Manado, Rabu (18/11/2020). (Foto: Kimmy Mamahit)


Manado, KOMENTAR.ID


Penyalahgunaan narkoba serta peredarannya saat ini sudah mencapai seluruh penjuru daerah dan tidak lagi mengenal strata sosial di masyarakat.


Penyalahgunaan narkoba saat ini tidak hanya menjangkau kalangan yang tidak berpendidikan saja, tetapi telah menyebar di semua kalangan. Bahkan sampai kalangan berpendidikan.


Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Manado Reyno F Bangkang mengingatkan, hal ini sudah membuat khawatir dan resah. Karena itu diingatkannya, agar masyarakat secara bersama-sama memerangi narkoba.


"Mari kita semua harus sadar dan perangi narkoba secara bersama-sama," katanya di Manado, Rabu (18/11-2020).


Dijelaskannya, di Manado dari data rehabilitasi BNNK Manado, dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau sejak 2016 sampai November 2020, yang telah melakukan rehabilitasi sebanyak 675 orang. 


"Belum ditambah dengan jumlah yang direhabilitasi oleh lembaga rehabilitasi lainnya," katanya. Dari jumlah yang direhabilitasi ini, dikatakannya lebih didominasi usia anak-anak dan remaja.

"Untuk tahun ini, di Manado yang direhabilitasi berjumlah 48 orang,” tambahnya lagi. 


Dijelaskan lagi, di Manado sebagian besar pengguna zat adiktif, termasuk lem ehabond, minuman keras, obat-obat keras atau obat ilegal.


Untuk itu, dikatakannya BNNK Manado terus berupaya melakukan kegiatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.




Sejumlah program telah dilaksanakan  BNNK Manado yang dilaksanakan sepanjang bulan Juli hingga November 2020 ini.


Untuk Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat:

Sosialisasi dampak dan Bahaya narkoba (non DIPA) diantaranya Kegiatan Siswa Taat Hukum (SITAHU) di lingkungan pelajar dan masyarajar. Serta dapat menjadi contoh dan teladan generasi anti narkoba.


Kegiatan Wawasan Kebangsaan bersama Kodim bersama masyarakat Malalayang.

Kegiatan Bakamla zona maritim tengah Manado serta pemeriksaaan tes urine.

Kegiatan Diklat Keuangan serta pemeriksaan urine. Kegiatan generasi berencana bersama BKKBN Sulut.


Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba di Instansi Pemerintah, lingkungan Pendidikan di Hotel Gran Puri. Workshop di lingkungan masyarakat swasta. Dan sejumlah kegiatan lainnya.


Untuk Kegiatan Rehabilitasi. Rehabilitasi penting untuk menekan angka prevelensi penyalahgunaan narkotika. Dapat memulihkan penyalahguna lebih dalam pada candu narkotika. Serta mencegah agar mereka tidak kembali kambuh lagi (relepse).


Untuk itu dilakukan kegiatan asesmen terhadap 48 klien dengan konseling 220 kali terhadap penyalahguna narkotika yang masuk rawat jalan Klinik Pratama BNNK Manado.


Dan juga melakukan asesmen terhadap 4 klien penyalahguna narkotika yang di bawah Polresta Manado. Juga dilakukan layanan rehabilitasi berbasis masyarakat dan evaluasi terhadap kelompok bertempat di Bitung Karangria Kecamatan Tuminting yang dilakukan 10 kali.


Melakukan skrining intervensi lapangan di Kelurahan Bitung Karangria sebanyak 8 kali oleh petugas BNNK Manado.


Seksi Pemberantasan telah berhasil menangkap seorang lelaki dengan inisial RH dan ditemukan 1 (satu) paket kecil narkotika jenis sabu didalam saku celana tersangka (1 kasus).


Untuk itu diingatkannya, saat ini perlu adanya fondasi yang kokoh dari masyarakat untuk mencegah dan memberantas narkoba.


"Oleh karena itu perlu adanya kerja sama dalam pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan, peredaran gelap narkoba. Mulai dari lingkungan terkecil keluarga, lingkungan kerja, sekolah sampai lingkungan masyarakat," kata Kepala BNNK Manado. 


Diingatkan juga pada masa pendemi ini, agar masyarakat mematuhi prosedur tetap (protap) kesehatan dari pemerintah. Yaitu cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak. Mari selamatkan generasi kita dari narkoba. 


Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Seksi Rehabilitasi  Dr Greg Tobing dan Kepala Seksi P2M Diane Kawatu. 


***