Dari Bendungan Kuwil, Olly Komit Selesaikan 85 Persen Masalah Banjir Manado -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Dari Bendungan Kuwil, Olly Komit Selesaikan 85 Persen Masalah Banjir Manado

editor: hut_kamrin
Minggu, 22 November 2020

Gubernur Sulut (cuti kampanye,red) Olly Dondokambey SE. Foto: Istimewa

Manado, KOMENTAR.ID 

Proyek Bendungan Kuwil Kawangkoan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara diperkirakan akan menanam komitmen Gubernur Olly Dondokambey SE (sedang cuti,red) dalam ingatan publik. Dominasi fungsi proyek senilai Rp1,4 triliun itu, dalam perhitungan ahli tata ruang, akan mengamputasi persoalan banjir dalam Kota Manado. 

"Perhitungan saya, Bendungan Kuwil itu mampu menyelesaikan 85 persen persoalan banjir di Kota Manado. Sisa 15 persen akan sangat bergantung pada sistem dan keteraturan drainase dalam kota," ungkap salah satu pejabat tehnik di Pemkot Manado, Sabtu (21/11/2020) siang. 

Selain mampu mengatasi banjir secara optimal, bendungan tersebut diperkirakan akan menjadi destinasi baru. Memungkinkan pengembangan agrowisata, menjadi sumber energi listrik dan menyokong aktifitas industri lokal. "Bahkan membuka kran pendapatan asli daerah (PAD)," tutur mantan kepala dinas itu. 
Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan, Minahasa Utara. Foto: Istimewa

Aktifis Kota Manado Terry Umboh mengatakan, jika pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan tuntas, akan sangat ikonik dan menjadi salah satu wujud perjuangan gubernur di kementerian. 

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan proyek pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, senilai Rp 1,4 triliun selesai pada tahun 2021.

"Bendungan ini masuk proyek strategis nasional atau program pembangunan 49 bendungan baru Kementerian PUPR," kata Gubernur Sulut Olly Dondokambey beberapa waktu lalu.

Olly menjelaskan, potensi Bendungan Kuwil Kawangkoan mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat Sulut.

"Sehingga dijadikan sebagai salah satu proyek strategis nasional," ujar Olly.

Sementara itu, Kepala Balai Sungai Wilayah Sulawesi I Bastari mengatakan, bendungan ini merupakan bagian dari pengendalian banjir Kota Manado dan sekitarnya untuk debit banjir 470 meter kubik per detik, di mana Manado pernah mengalami banjir bandang pada 2014 silam.

“Saat ini pengerjaannya sudah mencapai 75 persen,” sebutnya.

Di sisi lain, lanjut Bastari, bendungan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai penyedia air baku untuk Kota Manado, Kota Bitung, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebesar 4,5 meter kubik per detik, Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) dengan kapasitas 2 x 0,70 MW, serta pengembangan pariwisata.

"Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki kapasitas tampung 23,37 juta meter kubik dan luas genangan 139 hektar," ujarnya. (CECE)