Dampak Covid-19, Pasien RSUD Liunkendage Tahuna Turun Drastis -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Dampak Covid-19, Pasien RSUD Liunkendage Tahuna Turun Drastis

editor: verry_bawoleh
Selasa, 10 November 2020

 

live Streaming HKN Yang Digelar Pihak RSUD Liunkendage Tahuna (Foto Komentar.ID)


Tahuna, KOMENTAR.ID

Dampak Pandemi Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara ternyata berimbas ke pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liunkendage Tahuna. 

Betapa tidak, dari ratusan tempat tidur pasien yang selalu terisi 75 sampai 80 persen, bahkan tak jarang penuh, kini jauh menurun hingga 25 persen.

Direktur RSUD Liunkendage Tahuna, dr. Handry Pasandaran mengakui, menurunya pasien disebabkan adanya isu yang merebak kalau pihak rumah sakit kerab mengcovidkan pasien, meski yang bersangkutan hanya mengalami sakit  biasa.

"Isu rumah sakit yang sengaja mengcovidkan pasien, seperti adanya kabar hanya flu biasa lalu pihak rumah sakit menetapkan pasien covid, itulah yang membuat warga enggan atau merasa cemas berobat ke RSUD Liunkendage. Untuk itu kami menegaskan warga tak usah cemas datang ke rumah sakit, sebab protokol kesehatan benar-benar kami diterapkan dan kondis RSUD Liunkendage sangat aman"kata Hanry.

Lanjut dikatakan, untuk saat ini saja pihak RSUD Liunkendage telah memberlakukan zona rawat inap maupun rawat jalan guna memilah mana pasien yang boleh rawat jalan dan pasien rawat inap.

"Bahkan sudah dipilah mana bangunan rawat jalan dan bangunan rawat inap bagi yang Covid maupun penyakit biasa, sehingga masyarakat tak perlu cemas lagi  berobat ke rumah sakit,"jelas Hanry.

Sementara untuk lebih meyakinkan masyarakat soal kenyamanan berobat di rumah sakit, pihak RSUD Liunkendage memanfaatkan momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2020 sebagai ajang sosialisasi pembahasan Covid-19 secara live streaming yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Selasa (10/11/20)

"Lewat live streaming masyarakat akan lebih paham tentang penerapan protokol kesehatan dI RSUD Liunkendage, apalagi narasumber dokter Aprikornus Loris, adalah dokter yang selama ini menangani pasien Covid-19, termasuk Dokter Jopy Thungari selaku juru bicara Tim Penanganan Covid-19 Sangihe,"ujarnya.

Ditambahkan, ajakan pihak RSUD Liunkendage  agar warga tak perlu takut untuk datang berobat, bukan sekedar demi keuntungan finansial rumah sakit, tapi lebih mengarah pada penanganan pasien itu sendiri.

"Kami harus meyakinkan masyarakat agar jangan cemas datang berobat, sebab jangan nanti sudah sakit berat baru mau dibawah ke rumah sakit, sehingga sudah tak bisa lagi tertolong nyawa pasien,"pungkas Hanry.