Cerita Bripka Rhini, Polwan Polda Sulut dalam Misi Perdamaian di Sudan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Cerita Bripka Rhini, Polwan Polda Sulut dalam Misi Perdamaian di Sudan

editor: hut_kamrin
Rabu, 04 November 2020

Bripka Rhini Anggreini (berdiri), bersama rekan-rekannya. Foto: Istimewa

POLDA Sulawesi Utara patut berbangga. Salah satu polisi wanitanya mampu menyelesaikan tugas sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Benua Afrika, tepatnya di Darfur Sudan.

Dia adalah Bripka Rhini Anggerini, SE, yang bertugas di Polresta Manado, satu dari 15 Polwan di seluruh Indonesia yang dikirim ke Darfur Sudan, untuk misi perdamaian PBB.

Menurut Rhini, ia masuk dalam Kontingen FPU 11 Unamid UN yang beranggotakan 140 personel, dimana Kontingen Indonesia tersebut pertama kali yang mengirimkan pasukan yang ada Polwannya.

“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa menyelesaikan tugas ini dengan baik dan bisa kembali ke tanah air," ujar Rhini Anggreini, sesaat usai menerima penghargaan dari Kapolda Sulut Irjen Pol RZ Panca Putra di lobi lantai 2 Mapolda Sulut, Rabu (4/11/2020).

Diceritakan Rhini, di Darfur Sudan, ia bersama personel Polwan lainnya melaksanakan tugas-tugas seperti layaknya pasukan pria lainnya. “Kami disini melakukan patroli, melindungi warga sipil, membantu warga sipil di tengah konflik bersenjata yang terjadi di Sudan," tutur Rini.

Ia dan rekan-rekan yang tergabung dalam Kontingen FPU 11 Unamid ini, berangkat ke Sudan pada 9 Maret 2019 dan kembali ke Indonesia 5 September 2020.

“Tentunya ada perasaan jenuh, kangen dengan keluarga namun itu semua bisa disiasati dengan berbagai kegiatan seperti olah raga dan latihan-latihan ringan lainnya,” ucap Polwan yang sudah memiliki 2 putra ini.

Iapun menyampaikan terima kasih kepada Polri yang sudah memberikan kesempatan mengemban tugas sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Darfur, Sudan.

“Pengalaman bertugas di Sudan merupakan sesuatu yang luar biasa, semoga ini menjadi penyemangat khususnya bagi saya dalam melaksanakan tugas kedepan”, pungkas Rhini yang menjadi Polwan pada tahun 2003 ini. (*)