APBD-P tak Dibahas, Sekretaris DPRD Manado Ganti Warna Rambut -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

APBD-P tak Dibahas, Sekretaris DPRD Manado Ganti Warna Rambut

editor: komentar.id
Senin, 02 November 2020


Sekretaris DPRD Manado Adi Zainal Abidin. Foto: Jandry Kandores

 

Manado, KOMENTAR.ID


APBD Perubahan Kota Manado TA 2020 yang tidak dibahas, ternyata masih meninggalkan sepenggal cerita. 


Sekretaris DPRD Manado, Adi Zainal Abidin, meluapkan momentum ini dengan melakukan ‘aksi’ cat rambut, dari putih ke hitam. 


“Seumur hidup baru sekarang cat rambut, karena baru sekarang selama 36 tahun dinas, APBD-P tidak dibahas,” celoteh Adi Zainal Abidin saat kongko-kongko dengan wartawan di ruang kerjanya, Senin (02/11/2020) sore.


Adi terlihat kecewa karena sejarah APBD Perubahan tidak dibahas terjadi saat dirinya memangku jabatan sekwan (sekretaris dewan).


“Lima tahun kabag umum keuangan di DPRD Tomohon, lima tahun Kabag Persidangan DPRD Tomohon, lima tahun Sekretaris KPU Tomohon, nda fugado itu?” beber Adi sembari merinci pengalaman dinasnya.


Disentil apakah APBD Perubahan yang tidak dibahas juga menjadi kegagalannya sebagai sekwan, Adi tampak terenyuh.


“Kalau soal itu biarkan pimpinan yang menilai. Saya sudah berusaha dan berupaya semaksimal mungkin, tapi akhirnya begini,” selorohnya.


Menurut dia, banyak kerugian APBD Perubahan tidak dibahas, termasuk kerugian di internal lembaga dewan.


Antara lain menyangkut dana reses, SPPD anggota dewan Rp 1 miliar belum dipertanggung jawabkan, kemudian menyangkut honor THL bulan September-November serta persoalan parsial lainnya. 


Sebenarnya menurut Adi, APBD-P ini bukan dibahas kemudian ditolak, melainkan memang tidak dibahas sehingga tidak ada APBD Perubahan.


“Struktur APBD-P tidak diketahui dewan. Apa semua yang tertuang dalam APBD-P, tidak diketahui, termasuk anggaran media. Semua ini karena tidak dibahas. Sebagai sekwan saya sudah kontrak dengan media, tapi tidak bisa buat apa-apa sekarang. Padahal semua ini bukan persoalan PEN, PEN membiayai sesuai peruntukan pertumbuhan ekonomi nasional,” beber Adi yang terlihat lebih fresh dengan rambut hitamnya.


“Mar, dapa lia lebe fresh so kita rambu warna itam bagini? 36 tahun kita dinas kwa, baru sekarang cat rambu,” celetuk Adi mengakhiri percakapan sembari tersenyum saat akan dijepret kamera wartawan.


Sekwan Adi Zainal Abidin saat masih berambut putih. Foto: Jandry Kandores



(kid)