Usai Diperiksa Bawaslu, Nasib Pjs Bupati Minsel Menunggu 5 Hari Lagi -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Usai Diperiksa Bawaslu, Nasib Pjs Bupati Minsel Menunggu 5 Hari Lagi

editor: hut_kamrin
Kamis, 01 Oktober 2020

Pjs Bupati Minsel Drs Mecky Onibala MSi. Foto: Istimewa

Amurang, KOMENTAR.ID -- 

Pejabat Sementara (PJS) Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Meki Onibala dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Minsel, Kamis (1/10/2020) sore. Panggilan ini terkait laporan masyarakat dugaan pelanggaran netralitas ASN di masa  Pemilihan Kepala Daerah (Pikada). 

Onibala yang ditemui setelah keluar dari Kantor Bawaslu di Kelurahan Pondang mengaku kedatangannya ke Bawaslu memenuhi panggilan.

“Datang ke sini untuk memberikan klarifikasi. Kalau yang lain-lain nanti ditanya ke Bawaslu saja, ” singkat Onibala.

Koordinator Devisi (Kordiv) HP3S Bawaslu Minsel Franny Sengkey menjelaskan pemanggilan Pjs Bupati merupakan tindaklanjut laporan masyarakat berkaitan dengan dugaan pelanggaran netralitas ASN.

“Jadi sifatnya masih klarifikasi. Kami menanyakan sejumlah pertanyaan seputaran dugaan pelanggaran yang dilaporkan," terang Sengkey.

Ia menyebut, Bawaslu akan mengeluarkan rekomendasi dalam tempo lima hari ke depan.

“Kami juga harus melakukan penelitian secara mendalam. Memanggil para saksi dan pelapor dan kelengkapan bukti-bukti lainnya. Kalau toh hasilnya sudah ada kami pasti sampaikan, kalau ada yang salah tentu ditindak sesuai aturan, hasilnya tunggu 5 hari lagi," ujar Sengkey. 

Pjs Bupati diperiksa selama kurang lebih 1 jam. Proses pemeriksan itu dihadiri langsung Ketua Bawaslu Eva Keintjem, Koordiv HP3S Franny Sengkey dan diperiksa oleh Staf HP3S.

Sebelumnya Pjs Bupati Minsel dilaporkan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Minsel (AMPM) lantaran dugaan terindikasi melanggar PP 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik PNS. (Roger Pelealu)