Sulut United Liburkan Tim -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Sulut United Liburkan Tim

editor: kimmy_mamahit
Jumat, 30 Oktober 2020

Tim Sulut United saat ambil gambar di Stadion Klabat Manado. (Istimewa)


Manado, KOMENTAR.ID


Tanggal 29 Oktober 2020, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator liga sepakbola Indonesia telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai Status Kompetisi 2020. 


Dalam pernyataannya, Ahmad Hadian Lukita sebagai Direktur Utama PT LIB antara lain mengungkapkan bahwa Kompetisi Sepakbola Nasional akan kembali dilanjutkan di awal tahun 2021 atau LIB baik Liga 1 ataupun Liga 2 tidak akan digelar di sisa tahun ini.


Klub Sulut United FC sebagai salah satu peserta Liga 2 musim 2020 telah mengambil keputusan untuk meliburkan tim.


“Walaupun mungkin keputusan ini adalah opsi terbaik dari situasi yang kurang baik, keputusan ini tetap memberikan dampak yang berat buat kami dan juga klub-klub lain yang berkompetisi baik di Liga 1 dan Liga 2," ujar Bima Sinung, CEO Sulut United FC, melalui rilis, Jumat (30/10/2020).


"Kami harapkan selanjutnya bisa diperjelas juga, apakah kompetisi yang akan digelar di tahun 2021 tersebut merupakan kelanjutan dari Kompetisi Tahun 2020 atau merupakan Kompetisi baru untuk Tahun 2021," jelas Bima Sinung.


"Kejelasan mengenai hal ini akan berpengaruh terhadap komitmen klub terhadap pihak pemain, pelatih ataupun pihak ketiga lain seperti sponsor,” demikian ungkap CEO Sulut United, Bima Sinung Widagdo mengenai pernyataan LIB  kemarin.


Manajer Tim Sulut United, Muhammad Ridho juga mengungkapkan bahwa mulai minggu ini tim Sulut United akan diliburkan sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut sambil menunggu kepastian Liga di tahun 2021.


"Kami meliburkan tim setelah ada official dari PSSI mengenai Kompetisi Liga 2 2020 yang akan dilaksanakan di tahun 2021. Selain itu kami pun sedang menunggu bagaimana format kompetisi tersebut, apakah lanjutan atau musim baru. Dan bagaimana sistem kompetisinya, gruping atau full season. Semoga secepatnya ada kejelasan dari PSSI dan PT. LIB," jelas Muhammad Ridho.


***