Penuhi Keinginan Pendukung, Helmud Bidik Papan Satu Pilkada Sangihe -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Penuhi Keinginan Pendukung, Helmud Bidik Papan Satu Pilkada Sangihe

editor: verry_bawoleh
Sabtu, 03 Oktober 2020

Embo Helmud Hontong. (Foto: Istimewa)


Tahuna, KOMENTAR.ID


Meski sedang fokus memenangkan salah satu pasangan di Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Helmud Hontong juga terkosentrasi pada perhelatan Pilkada Kabupaten Kepulauan Sangihe yang sesuai rencana digelar tahun 2022.


Namun jangan salah kapra atau terbawa arus wacana yang yang berkembang, kalau Embo, sapaan akrab Hontong hanya spesialis papan dua, itu salah besar, sebab Helmud ternyata telah memastikan hanya akan maju sebagai papan satu.


"So boleh jo papan dua, kita nyanda dapat berbuat lebih di masyarakat karena terbatas kewenangan, sehingga untuk Pilkada Sangihe nanti kita so harus maju papan satu. Kalau papan dua lebih baik kita tidak usah maju," ungkap Helmud dengan gaya bahasa dialek lokal.


Mantan Anggota DPRD Sangihe dua periode dari Partai Golkar itu juga mengaku keinginannya untuk maju papan satu, karena ingin memenuhi keinginan pendukung.


"Pendukung saya juga yang meminta saya harus maju papan satu karena mereka sayang melihat keberadaan saya," kata pria yang saat ini menjabat Wakil Bupati Sangihe.


Disentil dirinya bakal menggunakan perahu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), mengingat hubungannya yang sangat dekat dengan para petinggi PDIP Sulut, langsung ditepis Helmud, dengan alasan tidak semuda membalik telapak tangan seseorang di luar struktur partai dapat direkrut papan satu di partai besar sekelas PDIP.


Ia justru menegaskan dirinya telah mempersiapkan diri lewat calon perseorangan atau jalur independen, dan bahkan saat ini sudah ada sekitar 11 ribu lebih Kartu Tanda Penduduk (KTP) pendukung dan simpatisan yang terkumpul.


"Tidak mudah dapat menjadi calon bupati dari PDIP, tapi siapapun dia pasti suka dipinang partai besar seperti PDIP, namun untuk saat ini saya justru telah mempersiapkan diri lewat calon perorangan dan tinggal tambah sedikit saja KTP yang terkumpul sudah terpenuhi sebagai syarat," ujarnya.


Ditambahkan, dalam mengumpulkan KTP termasuk biaya fotocopy langsung ditanggulangi pendukung dan simpatisannya.


"Padahal setiap pendukung saya mengantar KTP yang sudah mereka fotocopy, saya mau mengganti uang mereka, tapi mereka bilang sudah jo Embo, ini bantuan kami ke Embo," pungkas Helmud.