Mungkin Ini Hanya Perasaan, Pilkada Manado Cuma Tiga Pasang? -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Mungkin Ini Hanya Perasaan, Pilkada Manado Cuma Tiga Pasang?

editor: komentar.id
Jumat, 09 Oktober 2020

2021, Kantor Walikota Manado dipastikan dihuni walikota dan wakil walikota yang baru. (Foto: Istimewa)


Manado, KOMENTAR.ID


Peluit Pilkada Manado sudah ditiup sejak 23 September lalu. Empat pasang calon ditetapkan KPU Manado sebagai peserta pilkada saat itu.


Mereka yakni Andrei Angouw-Richard Sualang, Sonya Kembuan-Syarifudin Saafa, Mor Bastiaan-Hanny Joost Pajouw dan terakhir Paula Runtuwene-Harley Mangindaan.


Namun selang waktu berjalan, konstelasi Pilkada Manado serasa hanya diikuti tiga pasang calon. Bukan empat. Kenapa?


Alasannya sederhana. Sejauh mata memandang dan telinga mendengar, hanya tiga paslon yang tampak eksis melakukan konsolidasi secara face to face turun menemui warga.


Begitu juga ketika mengintip media sosial, Facebook. Terlihat hanya ramai dengan postingan milik tiga pasang calon. 


Cuma tiga paslon paling produktif menjual janji dan menawarkan program ke netizen melalui laman grup. 


Sementara, pasangan SSK-SS terbilang paling minim melakukan gerakan sehingga paling minim dibicarakan warga. 


“Memang SSK-SS paling soft. Mar ini mungkin cuma kita pe perasaan. Perasaan kan boleh salah, mar boleh juga benar,” celetuk Terry Umboh, Warga Karombasan, Kecamatan Wanea, Jumat (09/10/2020).


Sebagai bekas kader Golkar, Terry menyayangkan pasangan Sonya Selviana Kembuan dan Syarifudin Saafa (SSK-SS) yang diusung Golkar, PKS dan Hanura, terlihat kurang greget.


Mar katu ini mungkin bagian dari strategi, sapa mo tau?” selorohnya.


Calon Wakil Walikota Manado Syarifudin Saafa (SS) ditelepon wartawan menegaskan tim SSK-SS terus bekerja menyebar program serta menebar visi-misi ke masyarakat.


“Kan nda perlu gembar-gembor. Torang punya strategi dan cara sendiri. Yang pasti SSK-SS sedang dan terus bekerja dalam rangka memenangkan pilkada,” beber Syarif via telepon belum lama ini.


Bekas wartawan dan mantan Anggota DPRD Manado itu mengatakan, SSK-SS melalui tim yang ada, juga solid bergerak melakukan pertemuan-pertemuan bersama konstituen.


Di satu sisi, isu tidak harmonisnya hubungan antara SSK-SS dengan partai pengusung dalam hal ini Golkar, ditepis Sekretaris DPD Golkar Manado, Ruby Rumpesak.


“Nyanda ah. Isu beredar memang begitu. Pokoknya Golkar tetap bekerja untuk memenangkan CEP-Sehan di Pilkada Sulut dan SSK-SS di Pilkada Manado. Torang tetap tunduk dan patuh pada keputusan partai,” tukas Rumpesak via telepon, Jumat (09/10/2020) malam.


(kid)