Gerindra Tolak Rencana Pinjaman Rp300 Miliar di APBD-P Manado -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Gerindra Tolak Rencana Pinjaman Rp300 Miliar di APBD-P Manado

editor: hut_kamrin
Senin, 05 Oktober 2020

Suasana pembahasan draf APBD Perubahan Kota Manado TA 2020 di DPRD Manado. Foto: Istimewa

Manado, KOMENTAR.ID -- 
Fraksi Gerindra DPRD Manado menolak untuk memasukan rencana pinjaman Pemkot Manado dari PT  sebesar Rp300 ke PT SMI. Ada dua argumen fraksi, bahwa anggaran Rp300 miliar itu tidak pas dimasukan dalam postur perubahan APBD 2020. 

Pertama, masalah platform dan rasionalisasi anggaran yang tidak detil. "Angka yang disodor pemkot umum semua. Tidak detil. Tidak rasional untuk apa-apa saja," kata anggota Fraksi Gerindra Beny Parasan, dalam rapat pembahasan draf KUA-PPAS, di DPRD Manado, Senin (5/10). 

Kedua, masalah urgenitas pinjaman dimaksud. Gerindra membutuhkan skala kemendesakan yang mesti dibeber eksekutif (pemkot). 

"Apakah sisa waktu tiga bulan ini membutuhkan pinjaman Rp300 miliar? Kebutuhannya seperti apa? Haruskah anggarannya dari pinjaman atau masih bisa di-handle dari dana SILPA. Kami melihat saat ini tidak harus terpaksa dengan pinjaman," jelas Parasan. 

Lantas apa solusi yang diajukan Gerindra kata Parasan? "Kita masih bisa pakai dana SILPA 2019 sebesar Rp117 miliar. Hitung-hitungan untuk Tenaga Harian Lepas, Bansos dan Lansia bisa itu," tandas Parasan. (*)