Curas, Oknum Pelajar Kota Bitung Dibekuk -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Curas, Oknum Pelajar Kota Bitung Dibekuk

editor: komentar.id
Jumat, 23 Oktober 2020

Pelaku curas (jongkok) dan barang bukti kejahatan. (Istimewa)


Minut, KOMENTAR.ID


Tim Resmob Polres Minahasa Utara (Minut) membekuk seorang pelajar AL alias Alfian (18), Warga Pakadoodan, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Kamis (22/10/2020).


AL diamankan sekitar pukul 10.00 Wita di Kalenturan, Bitung, karena diduga melakukan tindak pidana pencurian disertai kekerasan atau curas.


Kanit Resmob Polres Minut Ipda Dewo Deddi Ananda STrk mengungkap, penangkapan tersebut berdasarkan laporan korban Max Wantania (62), Warga Desa Kema I, Kecamatan Kauditan. 


"Di mana pada saat itu pelapor (korban) sedang tidur, kemudian saat pelapor keluar untuk ke kamar mandi, pelapor kaget ada orang yang tidak dikenal di dalam rumah dan langsung menyergap korban menggunakan pisau dan menyandera korban dengan mengikat tangan dan kaki serta menutup mata korban," ungkap Dewo.


Tersangka sempat mengancam korban agar tidak bersuara. “Badiam ngana, kalo nyanda mati,” kata Dewo meniru ancaman tersangka kepada korban. 


Setelah korban dalam posisi terikat, tersangka langsung mencari barang-barang berharga milik korban. Tersangka juga sempat menanyakan kepada korban kunci kendaraan atau uang milik korban, namun korban tidak mau menjawab. 


Karena tidak mendapat jawaban dari korban, beberapa saat kemudian tersangka meninggalkan tempat tersebut dengan keadaan tangan dan kaki korban masih terikat.


Beberapa saat setelah ditinggal tersangka, korban mengecek sepeda motor merk Honda Vario dan handphone merk Xiaomi serta Samsung miliknya sudah tidak ada.


Berdasarkan laporan dari korban, tim Resmob langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku yang saat itu sedang menenggak minuman keras di rumahnya. 


"Sekitar pukul 14.30 Wita tim berhasil mengantongi identitas tersangka. Kemudian pukul 20.00 Wita tim mendapat informasi bahwa tersangka Alfian sedang berada di rumahnya di Empang, Kelurahan Kakenturan, Bitung. Setelah sampai di lokasi tim langsung mengamankan tersangka yang sedang menenggak minuman keras,” kata Dewo.


Selanjutnya polisi melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti berupa satu handphone dan sepeda motor Honda Vario. 


“Tersangka sudah mengakui perbuatannya. Kepada tim, tersangka juga mengakui terlibat dalam kasus pencurian di Alfamart, Kadoodan. Tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolsek Kema untuk proses lanjut,” tegasnya.


Menurutnya,  tersangka terancam  Pasal 365 ayat 1 KUHP, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pencurian, atau dalam hal tertangkap tangan, untuk memungkinkan melarikan diri sendiri atau peserta lainnya, atau untuk tetap menguasai barang yang dicuri.


(erl)