Bawaslu Minsel Panggil MEP dan Ketua Komisi IX DPR RI, Terkait Bansos BNPB -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Bawaslu Minsel Panggil MEP dan Ketua Komisi IX DPR RI, Terkait Bansos BNPB

editor: komentar.id
Kamis, 29 Oktober 2020

Felly E Runtuwene, Ketua Komisi IX DPR RI. (Istimewa)


Minsel, KOMENTAR.ID


Buntut adanya laporan dugaan pelanggaran Pilkada 2020 dikaitkan dengan pembagian bantuan sosial (bansos) BNPB, Bawaslu Minahasa Selatan (Minsel) bertindak cepat dengan mengagendakan pemanggilan terhadap Michaela Elsiana Paruntu (MEP) dan Felly E Runtuwene (FER).


MEP adalah Calon Bupati dan Ketua DPD II Golkar Minsel, sedangkan FER diketahui menjabat Ketua Komisi IX DPR RI. Agenda pemanggilan ini dibenarkan Anggota Bawaslu Minsel, Franny Sengkey.


Sengkey mengatakan, kasus yang masuk dalam divisi penanganan pelanggaran yang dipimpinnya itu, merupakan tindaklanjut dari rapat pleno tiga pimpinan (Bawaslu) setelah mendapatkan laporan masyarakat di Minsel kemarin (26/10/2020).


“Agenda pemanggilan ini ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem dan Abdul Majid Mamosey,” ungkap Sengkey.


Dugaan pelanggaran, akunya, terkait pembagian sejumlah bahan pokok dan bansos yang bertuliskan lembaga negara pada saat kegiatan konsolidasi dan pelantikan tim pemenangan Calon Bupati dan Cawabup Minsel nomor urut 1 di Wilayah Amurang.


“Dari laporan itu, diitndaklanjuti dan kami telah menyiapkan agenda pemanggilan kepada Ketua Tim pemenangan yang juga Ketua Komisi IX DPR-RI (FER) atas laporan pelanggaran yang dilaporkan oleh masyarakat,” tukas Sengkey.


“Cabup MEP juga akan kami panggil, karena pembagian bantuan dari pemerintah pusat yakni dari BNPB itu pas bertepatan pada acara konsolidasi dan pelantikan tim pemenangan MEP-VT di wilayah Amurang,” sambungnya.


Diketahui, penyerahan bansos berupa bahan pokok dilakukan Pemerintah Pusat bagi warga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang terdampak Covid-19. 


Namun ada dugaan bansos dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu ditengarai dimanfaatkan untuk kepentingan Pilkada salah satu oknum calon.


Pasalnya bansos tersebut dibagikan di lokasi dan pada saat sosialisasi pasangan calon (Paslon) Mikhaela E Paruntu-Ventje Tuela (MEP-VT) sepanjang pekan kemarin.


Kegiatan tersebut sempat diunggah lewat video yang dipublish di sejumlah akun media sosial seperti facebook dan whatsapp dari masyarakat yang hadir pada acara tersebut.


Dalam video, bantuan tersebut dibagikan langsung Ketua Tim pemenangan Calon Bupati dan wakil Bupati Minsel dr Michaela Elsiana Paruntu dan Ventje Tuela (MEP-VT) yang juga Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene pada acara sosialisasi salah satu paslon di Minsel.


Felly Runtuwene dalam video mengatakan, bantuan tersebut merupakan program Kementrian Kesehatan untuk peningkatan gizi Indonesia terkait Pandemi Covid-19, berupa kacang tanah, kacang hijau, ikan kaleng, terigu dan minyak goreng. Dan bantuan itu dibungkus di kantong putih yang diserahkan secara simbolis kepada lima orang perwakilan yang hadir.


Bawaslu memproses laporan ini, untuk mencari tahu apakah bantuan itu memang dilakukan bersamaan dengan sosialisasi paslon di Minsel.


(kid/dox)