Aktifis: Bisa Saja Ada Anggota DPRD yang 'Pura-pura' Atas Nama Rakyat! -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Aktifis: Bisa Saja Ada Anggota DPRD yang 'Pura-pura' Atas Nama Rakyat!

editor: hut_kamrin
Jumat, 09 Oktober 2020

Aktifis Kota Manado Terry Umboh. Foto: Istimewa

Manado, KOMENTAR.ID -- 

Gaduh pembahasan APBD Perubahan 2020 membuat DPRD Kota Manado terbelah. Sebagian kecil  kebelet mempercepat pembahasan. Lalu sebagian besar ngotot meneliti dulu angka-angka yang disodor Pemkot Manado. Dua kelompok legislator ini sama-sama membawa bendera rakyat. 

Menurut aktifis Kota Manado, Terry Umboh, hal yang membedakan, ada kelompok yang tidak gubris dengan rasionalitas mata anggaran. "Lalu mendesak percepatan pembahasan. Teriak-teriak, nulis-nulis atas nama rakyat. Cenderung membenarkan apasaja yang diusul eksekutif," ujar Terry, Jumat (9/10), di Manado. 

Kelompok yang lain masih awet dengan kinerja pembahasan yang menukik ke mata anggaran. Kelompok yang kedua ini lanjut Terry,  cenderung tidak mau ada resiko penyimpangan anggaran. Mereka berupaya membaca titik gelembung anggaran. 

"Mereka berupaya memburu signal dana siluman yang bisa saja nempel di item tertentu. Dan penting untuk memastikan bahwa APBD Perubahan 2020 benar-benar steril dari kepentingan politik," ujar Terry. 

Ia meminta DPRD tetap konsisten dengan alur pembahasan. Demikian juga publik diharapkan tidak termakan argumen populis kelompok legislator yang apatis dengan fungsi pemeriksaan mata anggaran. 

"Yang berbicara dan menulis demi rakyat patut diwaspadai. Belun tentu benar. Bisa saja ada agenda hitam di postur APBD. Yang paling mendasar saat ini adalah efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran. Itu butuh instrumen penelitian mengenai maksud, tujuan dan jumlah angka yang obyektif. Jangan sampai dalih Covid-19 kemudian membuka ruang mutilasi uang rakyat," pesan Terry. (*)