Walikota Vicky Lumentut (Mungkin) tak Suka Cara Penertiban Reklame Seperti Ini -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Walikota Vicky Lumentut (Mungkin) tak Suka Cara Penertiban Reklame Seperti Ini

editor: komentar.id
Selasa, 15 September 2020

Tak memiliki izin, papan reklame di Megamas ini diberi label khusus oleh pemerintah. (foto: komentar.id) 

Manado, KOMENTAR.ID

Pemerintah Kota Manado kembali action melakukan penertiban reklame tak memiliki izin di kota ini.

Sejumlah papan reklame, utamanya berukuran besar, terpantau mulai diberi label khusus, yang menandakan reklame tersebut tidak memiliki izin.

Salah satunya, papan reklame di Kawasan Megamas, milik salah satu bakal pasangan calon (bapaslon) di Pilkada Manado.

Namun sayang, upaya penertiban yang diambil untuk spot reklame ini, dinilai lain dari yang lain.

“Cara penertiban seperti ini patut disayangkan, tidak sopan dan tidak beretika. Nda perlu lah label peringatannya ditempel seperti itu,” ujar Allen R dan sejumlah warga lain, ditemui di Kawasan Megamas, Selasa (15/09/2020) sore.


Dia menilai, ukuran baliho itu cukup besar. Sehingga bila hanya untuk label penanda, bisa ditempel di sudut kiri atau kanan bawah baliho

“Mungkin pak walikota (Vicky Lumentut) tak suka dengan cara penertiban seperti ini. Pak wali itu orangnya cerdas. Tapi sudah terlanjur, aparatnya di lapangan terlalu bersemangat,” sindirnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kota Manado, Charles Rotinsulu, belum berhasil dikonfirmasi terkait hal ini.

Upaya konfirmasi via telepon tidak direspon meski terdengar ada nada panggil, Selasa (15/09/2020) malam.

Namun diketahui, penertiban ini dilakukan untuk menggalakan Perda Kota Manado Nomor 11 Tahun 2012 tentang Tata Letak Penempatan Reklame.

(kid)