Thungari Ancam Posisi Wolff, Seleksi Sekda Sangihe Tiga Gugur -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Thungari Ancam Posisi Wolff, Seleksi Sekda Sangihe Tiga Gugur

editor: verry_bawoleh
Kamis, 24 September 2020

Jopy Thungari dan Melanchton Harry Wolf. (Foto: Istimewa)


Tahuna,KOMENTAR.ID

Dari lima pejabat eselon II lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara yang mengikuti seleksi perekrutan Sekretaris Daerah (Sekda) Sangihe, kini tersisa dua yang lolos ketahap berikut, yakni Melanchton Harry Wolff dan Jopy Thungari. 

Ketiga calon sekda yang gagal atau tak memenuhi syarat sesuai hasil penilain Panitia Seleksi (Pansel), masing-masing Porkius Parera, Johanis Pilat dan Djoli Mandak.

Sementara dengan gugurnya tiga orang pesaing, otomatis Jopy Thungari yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe, bakal menjadi ancaman serius bagi  Melanchton Harry Wolff yang notabene saat ini menjadi Penjabat Sekda Sangihe.

"Ini hasil seleksi administrasi oleh Pansel yang dilakukan begitu ketat dan siapapun yang  akan terpilih menjadi Sekda tak bisa diintervensi oleh siapapun, termasuk Bupati dan Gubernur. Jadi siapa yang lolos hingga tahap akhir, semua berpeluang menjadi Sekda,"kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sangihe Steven Lawendatu Kamis ( 24/09/20).

Namun lanjut Steven, untuk posisi dua orang yang lolos seleksi administras (Jopy dan Melanchton), ternyata masih belum memenuhi unsur persyaratan, yakni harus ada tiga calon yang wajib dipersiapkan, sehingga Pansel kembali akan memperpanjang seleksi dengan membuka kembali pendaftaran calon Sekda.mulai tanggal 25 sampai 29 September 2020.

"Jadi persyaratannya harus tiga orang yang disiapkan untuk diusul jadi Sekda, namun karena yang lolos hanya dua orang, maka dibuka kembali pendaftaran agar dapat memenuhi syarat tiga orang,"ujarnya.

Disentil persaingan Jopy dan Melanchton, Steven mengakui bisa saja terjadi ketika dalam perpanjangan seleksi sudah tidak ada lagi pejabat lain yang mendaftar hingga batas waktu yang ditentukan.

"Memang persyaratannya harus disiapkan tiga orang yang akan diusul, mamun aturan membolehkan cukup dua orang ketika sampai perpanjangan seleksi sudah tidak ada lagi pejabat yang mendaftar. Jadi bisa saja hanya pak Jopy dan pak Melancthon yang bakal bersaing nanti, apalagi untuk saat ini tidak ada pejabat dari luar daerah termasuk pejabat dari provinsi yang ikut seleksi Sekda Sangihe,"pungkas Steven.