Terjadi di Boltim, Nyawa Kakak Nyaris Melayang di Tangan Adik Kandung -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Terjadi di Boltim, Nyawa Kakak Nyaris Melayang di Tangan Adik Kandung

editor: dax_dacko
Senin, 28 September 2020

 

Polisi mengamankan terduga pelaku penganiayaan FL alias Fahri. (Foto: Istimewa)

Tutuyan, KOMENTAR.ID


Kerja keras Jajaran Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), patut diacungi jempol. Hanya dalam waktu lima jam, FL alias Fahri terduga pelaku kasus penganiayaan terhadap kakaknya Jidan (40-an), berhasil diciduk.


Terduga pelaku diciduk pada Minggu (27/09/2020) sekira pukul 23.30 Wita di Tondano.


Kapolres Boltim AKBP Irham Halid SIK melalui Kasat Reskrim AKP Eddy Susanto SSos didampingi Kasat Sabhara AKP Berty Titawael SH mengungkapkan, pihaknya langsung melakukan pencarian terhadap pelaku yang menurut laporan telah melarikan diri ke wilayah Kotabunan Boltim, selanjutnya menuju Ratatotok Minahasa Tenggara, hingga terinformasi berakhir di Tataaran Tondano Minahasa.


Lanjut Susanto, dalam melakukan pengejaran terhadap pelaku FL, aparatnya berkordinasi dengan Tim Resmob Polres Minahasa dan pelaku ditemukan di rumah yang di kontrak bersama ayahnya.


Saat ditangkap polisi, Fahry sedang tidur di rumah di Tataaran 1 lingkungan VI Tondano, sekitar pukul 22:30 malam.


“Pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 dengan ancaman minimal 7 tahun penjara,” ujar Kasat Reskrim AKP Eddy Susanto.


Adapun kronologis kejadian, saat itu Minggu (27/09/2020) sekira pukul 17:00 Wita, Jidan Lila sedang berada di depan rumah Keluarga Franky Rantung-Sugianto  di Tutuyan.


Tiba-tiba dari arah belakang muncul pelaku Fahry Lila yang adalah adik kandung langsung mengarahkan parang ke sekijur tubuh Jidan kakaknya. Sontak saja penghuni rumah langung berhamburan keluar rumah sambil meminta bantuan tetangga.


Selanjutnya Jidan ditemukan dalam keadaaan bersimbah darah di dalam kamar rumah dan langsung dilarikan ke Puskesmas Tutuyan oleh Frangky Rantung pemilik rumah selanjutnya di rujuk ke RS Ratatotok.


Hingga berita ini terekpos polisi masih mendalami kasus yang mengakibatkan penganiayaan kakak beradik tersebut. 


***