Terima SK 100 Persen, Jabes Sebut 230 PNS Sangihe Calon Pemimpin -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Terima SK 100 Persen, Jabes Sebut 230 PNS Sangihe Calon Pemimpin

editor: verry_bawoleh
Selasa, 29 September 2020

Bupati Jabes Ezar Gaghana Mengambil Sumpah Janji 230 PNS Sangihe (Foto Komentar.ID)

Tahuna,KOMENTAR.ID

Penantian panjang untuk seutuhnya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), akhirnya diperoleh 230 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe.

Pengambilan sumpah sekaligus penyerahan SK pengangkatan menjadi PNS, langsung dilakukan Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Selasa (29/09/20).

Jabes dalam sambutannya mengatakan, menjadi catatan sejarah terindah bagi CPNS ketika mengecap status 100 persen sebagai PNS, sekaligus sebuah sukacita besar bagi yang menerima SK PNS.

"PNS adalah sebuah lapangan kerja yang sangat diharapkan oleh banyak orang dan menjadi impian dan idola bagi pemuda pemudi untuk mendapatkan lapangan pekerjaan di lingkungan PNS, sehingga ini menjadi catatan sejarah terindah ketika seseorang merasakan 100 persen PNS,"ungkap Jabes.

Jabes berharap, SK PNS yang diterima ini dapat mendorong semangat kerja kedepan untuk dapat bekerja dengan maksimal, apalagi untuk sepuluh sampai lima belas tahun kedepan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemkab Kepulauan Sangihe sudah memasuki masa pensiun.

“Lima belas tahun kedepan anda-anda sudah ada yang pangkat tinggi, jadi bekerjalah dengan sungguh-sungguh agar cita-cita kalian untuk kedepan menjadi seorang pemimpin akan menjadi sebuah harapan yang indah,” ujar Jabes.

Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Daerah Kabupaten Sangihe Steven Lawendatu menjelaskan, dari 230 CPNS formasi umum di Lingkup Pemkab Sangihe sebanyak 229 orang dan 1 orang formasi khusus.

"Adapun rinciannya terdiri dari tenaga pendidik 142 orang, tenaga kesehatan 60 orang serta tenaga teknis 28 orang," jelas Steven.