Pendiri Zoom Kini Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Pendiri Zoom Kini Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia

editor: komentar.id
Jumat, 11 September 2020

Eric Yuan. (foto: istimewa)

Jakarta- Daftar miliarder dari ranah teknologi ketambahan penghuni baru. Dia yakni pendiri Zoom, Eric Yuan. 

Yuan berhasil masuk ke dalam daftar orang terkaya di Amerika Serikat berdasarkan hasil penelitian majalah Forbes.

Melansir Medcom, data tersebut adalah Forbes 400 edisi tahun 2020, menghimpun data dari 400 orang dengan nilai kekayaan tertinggi di Amerika Serikat. 

Dan pendiri layanan konferensi video yang saat ini tengah naik daun akibat pandemik Covid-19 ini menempati posisi ke 43.

Yuan juga menjadi satu dari 18 nama baru yang masuk ke dalam daftar tersebut, dan posisi pertama pada daftar Forbes 400 ini masih ditempati oleh pendiri Amazon, Jeff Bezos, dengan jumlah kekayaan sebesar USD179 miliar.

Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh pendiri Microsoft Bill Gates dan posisi ketiga ditempati pendiri Facebook Mark Zuckerberg. 

Forbes menyebut jumlah kombinasi dari 400 orang yang masuk ke dalam daftarnya pada tahun 2020 ini mencapai USD3,2 triliun.

Jumlah tersebut diklaim Forbes merupakan rekor tertinggi dari daftar yang telah dirilisnya ini selama beberapa tahun. 

Selain itu, jumlah ini juga dilaporkan mengalami peningkatan hingga USD240 miliar jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu.

Peningkatan tersebut dipicu oleh kenaikan harga saham yang tidak terdampak pada pandemik virus korona. 

Kehadiran nama baru dalam daftarnya tersebut disambut baik Forbes, terutama nama dengan latar belakang yang mumpuni seperti yang dimiliki Yuan.

Sebagai informasi, sebelum mendirikan dan membesarkan Zoom, Yuan pernah menjabat sebagai manager di platform video Cisco WebEx. 

Yuan juga merupakan lulusan fakultas teknik di Shandong Institute of Business and Technology yang berlokasi di Yantai, Tiongkok.

Yuan berpindah ke Amerika Serikat pada tahun 1977 dan kepindahannya ini diawali oleh cerita kegagalan dalam mendapatkan visa sebanyak delapan kali. 

Dan sejak menjadi perusahaan publik pada bulan April 2019 lalu, harga saham Zoom dilaporkan melonjak hampir 300 persen.

(kid/med/*)