Pendaftaran KPID Sulut Makin Kritis, Ini Penegasan SVR -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Pendaftaran KPID Sulut Makin Kritis, Ini Penegasan SVR

editor: rolly_sondakh
Senin, 14 September 2020

Ketua Timsel KPID Sulut Stevanus Vreeke Runtu. (Foto KID) 

Manado, KOMENTAR.ID


Rekrutmen calon anggota baru Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Utara, periode 2021-2024 ditutup tersisa lima hari dan akan dtutup pada Sabtu (19/9/2020).


Setelah itu akan dilanjutkan dengan  tahapan launching kegiatan. Sedangkan untuk pengumuman hasil seleksi administrasi seluruh pendaftar, di gelar Atrium Manado Town Square 3, Senin (21/9/2020).


Diungkapkan Stevanus Vreeke Runtu (SVR) selaku  Ketua Tim Seleksi (Timsel) KPID Sulut, pihaknya jauh-jauh hari telah mempersiapkan semua kebutuhan agenda tersebut. 


“Untuk mematangkan persiapan, hari ini kita melakukan rapat yang menjadi tugas Timsel. Apalagi jelang pengumuman hasil seleksi administrasi calon anggota baru makin dekat pada tanggal 21 September 2020,” kata SVR dalam konferensi pers di Kantor DPRD Sulut (Senin/14/2020). 


Lanjut SVR bahwa Timsel selain siap soal pelaksanaan, untuk urusan pembiayaan pekerjaan menseleksi anggota, dibiayai Pemerintah Provinsi Sulut atas usul DPRD Sulut. 


“Tanggal 19 September 2020 adalah batas pendaftaran. Sampai hari ini baru 48 orang yang mendaftar. Memang masih ada lain yang sudah sampaikan akan ikut, tapi biasanya kan di saat mau tutup baru banyak yang masuk,” ungkap mantan Bupati Minahasa itu. 

Terkait mekanisme Rapid Test, SVR mengaku menjadi prioritas untuk dikaji dengan baik dan matang. 

“Menyoal Rapid Test, jadi yang dimaksud dengan tidak dipersyaratkan, bukan berarti dihilangkan. Jika ada peserta yang kebetulan sudah Rapid Test dan dikenalan biaya, itu jadi tanggungan pemerintah bukan Timsel. Jadi semua pembiayaan ditanggung pemerintah. Protokol kesehatan kan bukan persyaratan Timsel, tapi memang dari pemerintah,” pungkasnya. 


***