Embo Oh Embo! Pendukung Terombang-Ambing Karena Pernyataanmu Berubah-ubah -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Embo Oh Embo! Pendukung Terombang-Ambing Karena Pernyataanmu Berubah-ubah

editor: hut_kamrin
Jumat, 18 September 2020

Cagub Sulut Dr Christiany Eugenia Tetty Paruntu SE dan Helmut Hontong. Foto: Istimewa


Manado, KOMENTAR.ID

Sikap politik politisi Golkar Sulut Helmut Hontong masih labil. Itu tampak dalam pernyataan sikapnya yang berubah-ubah, bahkan dalam hitungan menit. Semula, pria yang akrab disapa Embo itu, masuk dalam daftar Tim Pemenangan pasangan calon  Gubernur dan Wakil Gubernur dari PDIP Olly Dondokambey SE - Drs Steven OE Kandouw. Embo, satu dari empat politisi Golkar Sulut yang eksodus memenangkan OD-SK. 

Sikap Embo sempat goyah pada Kamis (17/9) siang. Entah apa yang merasukinya, Embo menemui calon Gubernur Sulut dari Golkar Dr Christiany Eugenia Tetty Paruntu SE (CEP), di lokasi Sekretariat Pemenangan CEP, Jalan Sario, Manado. "Hey, ngoni baru skarang deng CEP, kalo kita so dari dulu. Hembo nyanda ka mana-mana,” seloroh Embo dengan senyuman khasnya.

Pada pertemuan itu, ada dua gestur Wakil Bupati Sangihe itu yang menegaskan dukungannya ke CEP. Embo bersama CEP mengangkat tangan dan membentuk huruf C, simbol yang populer dipakai CEP-Sehan. Nyaris di saat bersamaan, Embo menjawab pertanyaan orang sekitar apakah dia mendukung CEP. Embo menjawab 'Ya' sambil mengangguk kepala. Ini tampak di video berdurasi 52 detik. 

Sesaat kemudian, sebuah video pernyataan sikap Embo kembali ke OD-SK viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1,3 menit itu, Embo menegaskan pertemuannya dengan CEP tidak direncanakan. Ia lalu mengajak masyarakat Sangihe agar memenangkan OD-SK di Pilkada 9 Desember 2020. 

"Sikap yang plin-plan ini bikin pendukung terombang-ambing," kata orang dekat Embo, di K8 Sario. 

Ia meyakini, ada yang menggertak Hembo usai pertemuan dengan CEP. "Kalau kita perhatikan video Hembo dengan CEP lalu menyusul video kedua tentang dukungan ke OD-SK, ada tangan besar yang mengatur Hembo. Figur seperti Hembo, pasti ada yang menggerakan," kata pengamat politik Sulut FB Sumual SIP. (*)