DPP Berhentikan Jacko, Pengurus Hanura: Kami Sambut dengan Sorak-sorai -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

DPP Berhentikan Jacko, Pengurus Hanura: Kami Sambut dengan Sorak-sorai

editor: hut_kamrin
Sabtu, 19 September 2020

Jubir DPC Hanura se-Sulut Rusli Umar. Foto: Istimewa


Manado, KOMENTAR.ID -- 
Berita mundurnya politisi Jackson William Kumaat dari jabatan Ketua Partai Hanura Sulawesi Utara memancing bantahan sejumlah kader partai. Versi pengurus, Jacko sebetulnya sudah diberhentikan.

"Bukan mundur. Salah itu. Dia diberhentikan melalui surat DPP. Jelas itu," protes Juru Bicara DPC Hanura se-Sulut, Rusly Umar, kepada KOMENTAR.ID, Sabtu (19/9) siang via ponsel. 

Ia menjelaskan, DPC dan kader Partai Hanura se-Sulut menyambut surat pemberhentian dari DPP gembira. Mereka juga bersukacita atas pengangkatan Benny Ramdhani sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD Hanura Sulut. "Kami bergembira dan bersorak-sorai atas pergantian Jackson Kumaat dari jabatan Ketua DPD Partai Hanura Sulut," tutur Rusli. 

Lanjut dia, pengurus daerah meyakini, Benny Rhamdani mampu membawa perubahan besar bagi Partai Hanura baik secara organisasi maupun kerja-kerja ideologis partai. "Benny mampu menjadikan Partai Hanura sebagai partai yang diperhitungkan di panggung politik Sulawesi Utara," tutur Rusli. 

Ketokohan sosok Benny Rhamdani yang sangat tidak asing lagi bagi masyarakat Sulut, selama ini kata Rusli, dikenal sangat nasionalis dan pejuang bagi rakyat kecil, akan menjadi magnet politik tersendiri bagi masuknya tokoh-tokoh penting di Sulut untuk bergabung dengan Partai Hanura.

"Kami yakin, Hanura kedepan akan semakin besar karena akan dikelola secara profesional sebagai partai modern. Bukan Hanura yang dikelola atas dasar suka tidak suka dan hanya diisi oleh kelompok yang hanya loyal kepada ketua partai terlebih hanya mereka yg hanya mencari keuntungan pribadi dari partai. Yang selama ini membuat Partai Hanura di Sulut kacau, carut marut dan berantakan," jelas Rusly. 

Ia mengatakan, pemberhentian Jacko memancing sukacita pengurus yang merasa menjadi korban keputusan selama ini. "Kami bersorak-sorai atas pemberhentian Jacko," tegas Rusli. 

Sebelumnya Jacko mengatakan bahwa dia mundur. Keputusan mundur diperkuat surat DPP Hanura tertanggal 14 September  2020 tentang Pemberhentian Jackson Kumaat. Dalam surat yang  ditandatangani Ketua Umum Hanura Dr Oesman Sapta dan Sekjen Gede Suardika, DPP juga mengangkat Benny Ramdani sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Hanura Sulut. 

Dikonfirmasi via WhatsApp, Jacko membenarkan surat itu. "Saya yang mundur," jawab mantan Ketua KNPI Sulut itu. (*)