Beredar Nama Lima Pejabat Sementara Bupati/Walikota di Sulut -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Beredar Nama Lima Pejabat Sementara Bupati/Walikota di Sulut

editor: hut_kamrin
Kamis, 24 September 2020

Drs Mecky Onibala MSi. Foto: Istimewa

Manado, KOMENTAR.ID -- 
Pemerintah Provinsi Sulwawesi Utara (Sulut) sudah mengantongi nama-nama Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan bertugas sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Wupati dan Walikota di lima daerah. Nama-nama Pjs itu sudah disetujui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) setelah Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengirim tiga nama untuk masing-masing kota/kabupaten. 

Ada lima daerah yang akan diisi Pjs, yakni Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Minahasa Utara (Minut), Bolmong Selatan (Bolsel) dan Bolmong Timur (Boltim). Beredar informasi ada lima Pjs yang sudah kantongi Olly Dondokambey. 

Sumber KOMENTAR.ID juga membocorkan, lima kandidat Pjs Bupati/Walikota itu yakni; 

1. Pjs Walikota Edison Humiang (Asisten I Setda Sulut Bidang Pemerintahan)


2. Pjs Bupati Minahasa Utara Clay June Dondokambey 
(Biro Umum Setdaprov Sulawesi Utara) 


3. Pjs Bupati Bolmong Selatan Praseno Hadi 
(Asisten Sekretaris Darah Provinsi Sulawesi Utara Bidang Perekonomian dan Pembangunan)



4. Pjs Bupati Minsel Drs Mecky Onibala MSi (Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Utara)



5. Pjs Bolmong Timur Christian Talumepa (Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Daerah Provinsi Sulawesi Utara)



"Itu sudah diusulkan. Bahkan balasan Mendagri sudah ada," tutur sumber Pemprov Sulut, Rabu (23/9), di Manado. 

Terpisah, Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Utara Mecky Onibala tidak menampik informasi dirinya menjadi Pjs Bupati Minsel. 

"Terima kasih apresiasinya, saya juga nda tau banyak ucapan soal itu, tapi sekali lagi terima kasih. Tapi kan belum lantik, kalau sudah pasti enak kita bicara," kata Onibala.

Sebelumnya, Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sulut, Jemmy Kumendong mengatakan, Pjs merupakan pejabat yang ditunjuk oleh Kemendagri untuk mengisi posisi jabatan kepala daerah sementara yang kosong.

“Kalau kepala daerah dan wakilnya cuti mengikuti pilkada, maka akan diisi oleh penjabat sementara atau Pjs. Kalau untuk kabupaten/kota, itu Pjs dari Pemprov Sulut. Kalau provinsi, itu harus pejabat eselon I,” ucap Kumendong. (*)