Wali Murid Menjerit Kuota Internet, Kepsek Malah Dapat Fasilitas Hotel Mewah -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Wali Murid Menjerit Kuota Internet, Kepsek Malah Dapat Fasilitas Hotel Mewah

editor: komentar.id
Kamis, 13 Agustus 2020

Salah satu kegiatan yang diprakarsarai Dikda Sulut. (istimewa/komentar.id)

Manado, KOMENTAR.ID

Tragis, itulah kata yang menggambarkan keadaan yang dihadapi masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) dalam masa pandemi Covid-19. 

Bagaimana tidak, di saat ekonomi masyarakat sangat lemah, saat ini masyarakat kembali dihimpit oleh biaya yang lain. 

Salah satu wali murid, Agus, mengungkapkan keluh kesahnya dalam membiayai proses belajar online yang saat ini sedang berjalan. 

Di samping menyiapkan perangkat penunjang belajar, ia harus mengeluarkan biaya paket internet untuk anaknya belajar dari rumah.

“Anak saya dua pak, perangkat seperti laptop atau smartphone harus disiapkan. Biaya pulsa? Kalau mereka pegawai, enak lah pak. Apa mereka tak paham  penderitaan?" keluh Agus yang berprofesi sebagai pedagang, Kamis (13/08/2020).

Mirisnya, saat masyarakat Sulut mengeluhkan biaya yang dikeluarkan untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ), sejumlah Kepala SMA/SMK se-Sulut malah diberikan fasilitas hotel mewah untuk mengikuti kegiatan dari Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut.

“Sebelumnya di Hotel Swiss-Belhotel Maleosan Manado untuk kegiatan SMK dan belum lama ini di Hotel Grand Puri Manado untuk kegiatan SMA. Harusnya sudah dibatasi untuk pertemuan tatap muka, namun kegiatan ini tetap dilaksanakan di Manado. Setiap Kepala Sekolah yang hadir mendapat fasilitas kamar dari Dikda Sulut,” terang sumber yang meminta namanya tidak diberitakan.

Sayang, Kadis Dikda Sulut, Grace Punuh ketika dikonfirmasi via whatsapp tidak merespon permintaan media ini.

(lib)