PLTU Gorontalo Serap 138.889 Pelanggan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

PLTU Gorontalo Serap 138.889 Pelanggan

editor: hut_kamrin
Kamis, 20 Agustus 2020

Peresmian PLTU Gorontalo 2×25 MW pada 15 Agustus 2020. Foto: Istimewa

Gorontalo, KOMENTAR.ID -- 
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Suharso Monoarfa sudah meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Gorontalo, pada 15 Agustus 2020 lalu. Peresmian PLTU berkapasitas 2 x 25 Mega Watt (MW) berlangsunh di lokasi PLTU, Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. 

Keberadaan PLTU Gorontalo diharapkan dapat mendorong pertumbuhan investasi berupa industri dan bisnis. Sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

"Apabila industri semakin besar maka akan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Gorontalo,” tutur Menteri PPN, Suharso Monoarfa.

Tambahan pasokan listrik dari PLTU Gorontalo mampu meningkatkan daya subsistem kelistrikan Gorontalo menjadi 176 MW dengan beban puncak sebesar 98 MW.  Sehingga terdapat cadangan daya sebesar 78 MW yang dapat digunakan untuk mendukung investasi. Selain itu, pasokan listrik dari PLTU Gorontalo juga dapat digunakan untuk melistriki 138.889 pelanggan rumah tangga dengan daya 900 Volt Ampere.

"Beroperasinya PLTU Gorontalo juga menurunkan Biaya Pokok Produksi (BPP) melalui penghematan penggunaan BBM sebesar 130,5 kiloliter/hari. Hingga awal Agustus, PLTU Gorontalo telah memproduksi energi listrik lebih dari 350 Juta kWh," beber General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara (UIP Sulbagut), Mimin Insani.

Selain menggunakan batubara, PLN juga berinovasi dengan melakukan cofiring di PLTU Gorontalo dengan mensubstitusi batubara sebesar 5 persen, memanfaatkan bahan bakar biomassa berupa kayu lamtoro yang didapatkan dari hutan energi di sekitar proyek.

"Ini merupakan bagian dari transformasi kami untik meningkatkan penggunaan energi terbarukan. Salah satunya melalui cofiring PLTU dengan potensi lokal yang ada," ujar Mimin.

Ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan PLTU ini, terutama pemerintah Provinsi Gorontalo. 

Selain dihadiri Menteri PPN dan GM PLN UIP Sulbagut, kegiatan ini juga dihadiri Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Gorontalo. (*)