Ini Kronologis Kejahatan Jalanan yang Menyeret Anggota Bawaslu Bolmong -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Ini Kronologis Kejahatan Jalanan yang Menyeret Anggota Bawaslu Bolmong

editor: hut_kamrin
Jumat, 14 Agustus 2020

Suasan sidang DKPP RI dengan teradu anggota Bawaslu Bolmong, di kantor KPU Sulut, Jumat (14/8/2020). Foto: Istimewa

Manado, KOMENTAR.ID -- 
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI mulai mengadili anggota Bawaslu Kabupaten Bolmong Jerry Mokoolang, Jumat (14/8/2020), di Kantor DKPP RI. Proses pengadilan itu berkaitan dengan dugaan pelanggaran kode etik Jerry menjadi tim sukses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan tengara keterlibatan dalam rangkaian street crime (kejahatan jalanan) usai pesta miras berkelompok. 

Sidang dipimpin Ketua Majelis Ida Budhiati dari unsur DKPP RI didampingi anggota majelis Meidy Tinangon (KPU Sulut), Herwyn Malonda (Bawaslu Sulut) dan Masyke Rinny Liando.

Persidangan ini mendengarkan keterangan saksi dari pihak teradu dan pengadu. Kedua belah pihak saling balas keterangan mengenai pertanyaan majelis sidang DKPP. Bukti-bukti dugaan Jerry melanggar marwah penyelenggara pun ikut  ditampilkan di meja persidangan. 

"Sidang kita skorsing untuk shalat Jumat dan makan siang. Selanjutnya akan masuk pada tahapan mendengarkan keterangan saksi-saksi dari pengadu maupun teradu," kata Ketua Majelis Ida Budhiati.

Dalam persidangan itu, sebagai pengadu adalah Oslan Laures, Ofriyanto Laures, Idil Adha Mamonto. Kemudian sebagai teradu Anggota Bawaslu Bolmong Jerry Mokoolang.

Sementara itu, sebagai saksi pengadu, Jamaludin Bonde, Efendi Kolopita dan Meidi Simbala. Sedangkan saksi teradu Lucky Herol Massie dan Yeski Sandra Sunsanto.

Terungkap dalam persidangan, Sementara itu, melalui pokok aduan sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) perkara nomor 69-PKE-DKPP/VII/2020 yakni, teradu selaku Anggota Bawaslu Bolmong diduga menjadi Tim Sukses (Timses) pada Pemilihan Kepala Desa di Desa Siniyung, Bolmong. 

Pada tanggal 1 November 2019 Jerry diduga melakukan rapat pemenangan di rumahnya dengan salah satu calon Kepala Desa Siniung bersama Tim Pemenangan pada 13 November 2019 malam sekitar pukul 22.00 WITA. 

Jerry diduga melakukan orasi kampanye di rumah calon kepala desa yaitu Frangky Manggopa. Ironisnya, pada tanggal 5 Januari 2020, Jerry disebut menyelenggarakan pesta miras bersama beberapa orang temannya. Pesta mabuk mulai dari siang sampai malam hari.

Akibat pesta miras tersebut, Jerry  bersama teman-temannya mencegat pengendara sepeda motor dan mobil. Sehingga ibu-ibu dan warga sekitar menjadi ketakutan bahkan menangis. Kelompok Jerry juga melakukan tindakan menghentikan excavator (alat berat) yang sedang beroperasi sambil melempari batu.

Buntut insiden tak terpuji itu, muncul korban atas nama Junaidi Simbala yang mengalami luka di bagian hidung. Korban juga mengalami luka sobek bagian kening dan sebagian wajah yang menyebabkan pendarahan.  (*)