Ribut PD Pasar, DPRD dan Pemkot Manado Lupa Ada Masalah di PT Air -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Ribut PD Pasar, DPRD dan Pemkot Manado Lupa Ada Masalah di PT Air

editor: hut_kamrin
Rabu, 29 Juli 2020



Manado, KOMENTAR.ID -- 
Pemerintah dan DPRD Kota Manado di beberapa pekan selama pandemi Covid-19 cenderung gaduh soal Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Kontroversi kebijakan soal restrukturisasi gaji direksi termasuk karyawan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan PHK karyawan cukup menguras perhatian lembaga eksekutif dan legislatif. Boro-boro mengejar direksi PD Pasar, Pemkot dan DPRD Manado lupa ada persoalan serius di PT Air Manado. 

Di sana, lebih dari 1000 pelanggan tidak mampu membayar iuran air di masa pandemi.  Pelanggan yang umumnya menderita kehilangan mata pencaharian selama wabah Covid-19, praktis begitu sulit membayar tagihan air. Beruntung direksi masih bisa bernafas, sehingga mampu memberikan keringanan. Hanya saja persoalan cukup krusial, bahwa dengan kondisi keuangan yang makin mengecil, PT Air butuh suntikan dana pemerintah. Tujuannya untuk menanggulangi beban operasi selama pandemi. 

Margaretha Wenas, pelanggan asal Mapanget, sempat mendatangi kantor PT Air Mando. Ia meminta keringanan kepada direksi mengenai rekening air yang sudah dua bulan menunggak. Direksi pun memenuhi permintaannya. 

“Sejak bulan kedua masa pandemi suami saya kehilangan pekerjaan.  Padahal begitu banyak kebutuhan keluarga yang harus ditanggung.  Seperti bayar uang sekolah anak, bayar tagihan listrik dan membayar rekening air. Torang so dua bulan nda bayar. Tapi puji Tuhan setelah menyampaikan keluhan ke pihak Direksi PT Air torang dapa keringanan,” kata Margaretha, Selasa (28/7/2020), di Manado. 

Dari berbagai media, ia membaca bahwa PT Air sedang mengajukan bantuan dana ke Pemkot Manado untuk menanggulangi pembayaran air dari masyarakat yang terdampak Covid-19. 

“Muda-mudahan Walikota dan torang pe DPRD mo bantu kasiang pa torang, bayar akang torang pe rekening air selama masa pandemi,” pinta Margaretha.

Direksi PT Air Manado telah mengajukan surat ke DPRD dan Pemkot Manado sejak April 2020. Isinya meminta bantuan DPRD agar dapat menyetujui permohonan talangan pembayaran rekening air dari masyarakat yang terdampak Covid-19. Tapi hingga sekarang belum ada respon dari DPRD dan Pemkot Manado.

Data dirangkum, selama masa pandemi Covid-19, ada beberapa daerah telah mengucurkan dana ke perusahaan air bersih. Tujuannya menyubsidi pembayaran rekening pelanggan. Misanya, Kota Bitung, Surabaya dan Balikpapan. (*)