Pilkada Manado: Belum Apa-apa, Mor Sudah Anggap HJP Saingan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Pilkada Manado: Belum Apa-apa, Mor Sudah Anggap HJP Saingan

editor: komentar.id
Sabtu, 11 Juli 2020

Mor Dominus Bastiaan ngopi sore dan foto bersama sebagian jurnalis Pemkot Manado. (Istimewa/FB Mor Dominus Bastiaan)

Manado, KOMENTAR.ID

Kandidat Bakal Calon Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE SH rupanya menganggap bakal pasangannya Hanny Joost Pajouw (HJP) sebagai saingan.

Pada laman Facebook Mor Dominus Bastiaan, HJP malah dianggap saingan barunya yang perlu diwaspadai.

“Ini saingan baru saya. Perlu diwaspadai. Gerakannya terlalu cepat. Saya kewalahan menghadapinya,” tulis status Facebook Mor Dominus Bastiaan yang dilansir, Sabtu (11/07/2020) pukul 13.00 Wita.

Dalam postingan tersebut, turut dilampirkan visual kinerja HJP bersama tim yang begitu aktif turun menemui masyarakat Kota Manado.

HJP dan tim dalam video tampak membagi-bagikan bantuan, menyebar stiker serta foto bersama.

Postingan ini sendiri rupanya sarat candaan dari Mor. Di mana sebagai kandidat pasangan bakal calon, keduanya kini tengah terbakar semangat dan berlomba turun ke masyarakat untuk menghadapi Pilkada Manado, 9 Desember nanti. 

Diketahui, meski belum sepenuhnya resmi, namun pasangan Mor Dominus Bastiaan dan Hanny Joosy Pajouw (MDB-HJP), telah ‘ditahbiskan’ Partai Demokrat Manado sebagai jagoan mereka di Pilkada Manado.

Mor Bastiaan sendiri diketahui adalah calon petahana. Saat ini dirinya menjabat Wakil Walikota Manado mendampingi GS Vicky Lumentut (GSVL).

Pasangan GSVL-Mor menang di Pilkada Manado 2016 silam. Keduanya dilantik di Graha Gubernuran Bumi Beringin, 9 Mei 2016. Di mana Surat Keputusan pelantikannya diserahkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

INDAH PADA WAKTUNYA

Hanny Joost Pajouw (HJP) sebelumnya dalam wawancara siniar atau podcast bersama Alexgo MMC TV mengatakan dalam hal apapun, semua akan indah pada waktunya.

Wawancara politik bersama AlexGo MMC TV. (Istimewa/Tangkapan Layar Video)

Begitupun kegagalannya pada pilkada lalu, dilihatnya dari kacamata iman, merupakan sebuah sukses yang tertunda.

“Dan itu saya amini dan kembalikan dengan ucapan syukur. Pada pilkada lalu gagal dan kalau sekarang saya kembali maju, ini bukan sebuah kebetulan. Sebagai orang Minahasa, Langowan, jiwa fighter torang tetap ada. Ada hal yang bisa didapat dengan mudah, namun ada juga hal yang diperoleh dengan melewati kesukaran, kegagalan, keringat dan bahkan air mata. Biasanya kalau sesuatu didapat dengan susah, di situ pencapaian yang kita peroleh akan lebih kita hargai,” celetuk HJP.

(kid)