PD Pasar Krisis Pendapatan, Suwuh: Kami Tetap Prioritas Upah Karyawan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

PD Pasar Krisis Pendapatan, Suwuh: Kami Tetap Prioritas Upah Karyawan

editor: rolly_sondakh
Senin, 20 Juli 2020

Direktur Utama PD Pasar Manado Stenly Suwuh. (File ist)

Manado, KOMENTAR.ID


PD Pasar Kota Manado mengalami krisis pendapatan akibat Pandemi Covid-19 yang terus menggeliat di sektor ekonomi pedagang. Bahkan, PD Pasar tidak lagi memungut biaya tagihan baik dari sisi restribusi ataupun kebersihan.

Diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Stenly Suwuh, selama kurang lebih empat bulan, pendapatan berupa restribusi harian, kontrak dan biaya kebersihan mengalami definisi 60 persen dikarenakan krisi pandemi Covid-19.

"Sejak pandemi ini memang menurun pendapatan. Apalagi unit pasar rakyat yang ada di Pinasungkulan Karombasan tidak beroperasi, maka terjadi low hampir 70 persen," kata Suwuh Senin (20/07/2020) saat dihubungi via WhatsApp.

Suwuh menambahkan, pendapatan yang menurun drastis bisa terukur dari hitung-hitungan yakni rata-rata perhari Rp 30 juta rupiah, padahal menurutnya, pemasukkan normal adalah 40 sampai 50 juta rupiah perhari.

"Realitanya seperti itu, karena biasanya 50, sekarang tinggal 30 juta rupiah. Namun direksi tetap prioritaskan pembayaran gaji honor kebersihan. Tambah lagi bea listrik dan ATK," tutur Suwuh.

Ia sendiri mengaku kalau saat ini sedang melakukan penghematan pengeluaran ATK, Bea Mami dan BBM. "Harus hemat demi operasional pasar yang notabenenya berhubungan dengan hajat hidup pedagang. Tapi kami kecualikan untuk honorer kebersihan," tandasnya.

***