Katai Warga Babi PKI, Oknum Polres Sitaro Ancam Tembak Pria Bunaken -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Katai Warga Babi PKI, Oknum Polres Sitaro Ancam Tembak Pria Bunaken

editor: hut_kamrin
Jumat, 17 Juli 2020

Kapolres Sitaro AKBP Hansjen Ratag. Foto: Istimewa

Manado, KOMENTAR.ID -- Beji Johanis (50) terhempas di kursi saat menemui wartawan media ini di Café Granada, Sario Manado, Kamis, 16 Juli 2020, pukul 19.30 Wita. Warga Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Manado ini mengaku kesal diintimidasi oknum Brigadir Polisi berinisial FB alias Felix yang bertugas di Polres Kepulauan Sitaro.

“Saya merasa terancam akan ditembak oknum polisi yang bertugas di Polres Sitaro,” ungkap Beji.
Pelaku Brigadir Felix di lokasi insiden. Foto: Istimewa
Tak hanya itu, dia juga sangat tidak terima dikata-katai sebagai gembong pengacau keamanan negara PKI.
“Saya juga tidak terima saya disebut PKI. Dia harus buktikan kalau saya PKI, karena saya akan mempermasalahkan kepada pimpinan kepolisian!,” tandas Beji sembari menunjukkan bukti rekaman video kepada redaksi.

Permasalahan mencuat diduga terkait sengketa sebidang lahan tanah di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Manado.
“Lokasi tanah itu bukan milik dia (Brigadir Felix), tetapi herannya dia masuk campur di dalam urusannya,” kata Beji.

Di dalam rekaman video durasi 1 menit 29 detik itu, oknum Brigadir Felix mantan anggota Polsek Bunaken ini menyebut rencananya akan menembak Beji Johanis kalau ketemu. 

“Qt ada dudu itu, lantaran heboh-heboh Beji mo maso, mo ganggu pa dia (Derek). Sedangkan Beji qt mo tembak skarang. Dari babi itu PKI..!,” cuplikan kata-kata Brigadir Felix sebagaimana video rekaman yang diterima redaksi.

Terkait ulah oknum polisi yang meresahkan masyarakat itu, Kapolres Sitaro AKBP Hansjen Ratag belum menanggapi konfirmasi wartawan media ini. Wartawan sempat mengirim pesan permintaan konfirmasi melalui  nomor Whats App AKBP Hansjen Ratag +62 812-4234-####. Sayangnya Ratag hanya membaca permohonan itu dan tidak membalas. (*)