IKADIN Dukung Polda Sulut Sikat Habis Mafia Tanah -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

IKADIN Dukung Polda Sulut Sikat Habis Mafia Tanah

editor: hut_kamrin
Rabu, 15 Juli 2020

Ketua IKADIN Sulut Adv E K Tindangen SH CPM CPrM (kanan) bersama Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa. Foto: Istimewa 

Manado, KOMENTAR.ID -- 
Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Sulawesi Utara mendukung penuh langkah Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa membasmi mafia tanah. Wujud dukungan itu, IKADIN ikut membentuk tim investigasi mafia tanah.

Ketua IKADIN Sulut Adv E K Tindangen, SH CPM, CPrM menjelaskan, tim investigasi akan bekerja membantu masyarakat yang menjadi korban penipuan mafia tanah.  "Kami bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam hal pelaporan, untuk membasmi para mafia tanah di tanah Sulawesi Utara ini. Kami yang akan memidanakan mafia-mafia tanah entah dari unsur pengusaha maupun pejabat pemerintah," ujar Ketua Sulut Lawyer Club ini, Rabu (15/7/2020), di Manado.

IKADIN Sulut sudah beberapa kali menerima laporan masyarakat yang kesulitan mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah. Padahal sudah lunas membayar perumahan. Kemudian masyarakat juga kesulitan mendapat surat-surat tanah lainnya. Perusahaan tidak bisa menunjukan atau memberikan surat yang diinginkan warga.  Ada juga kasus-kasus pejabat pemerintahan yang mencoba mengambil tanah warga yang bukan haknya untuk dijual ke pihak pengusaha. 

Lanjut Tindangen, IKADIN  mengingkatkan pengusaha yang membuat usaha di Sulut agar mengikuti aturan yang berlaku dan harus cek benar apakah sudah ada masyarakat Sulut yang memiliki surat-surat tanah sah atau tidak.  

"Ada beberapa kasus tanah yang sedikit lagi siap berkasnya dan akan diserahkan ke Timsus Pemberantasan Kasus Mafia Tanah di Polda Sulut," tegas Tindangen. 

IKADIN Sulut memiliki beberapa DPC IKADIN di Kabupaten/Kota. Tindangen juga sudah memerintahkan Ketua DPC IKADIN Kabupaten/Kota untuk membentuk Tin Investigasi Pemberantasan Mafia Tanah. Tujuannya untuk membantu  memberantas mafia tanah di wilayah hukum masing-masing DPC. 

Ia berpesan jika ada masyarakat  yang merasa dirugikan segera menghubungi Pos Bantuan Hukum Sulut (POSBAKUM Sulut) yang berkedudukan di Pengadilan Tata Usaha Negara Manado. 

"Kami akan menurunkan advokat handal dan berkoordinasi dengan Polda Sulut dalam rangka memberantas mafia tanah Sulut," tandas Tindangen. 

Lumowa sebelumnya membentuk Timsus Pembasmi dan Pemberantasan Mafia Tanah. Ia mendesak  penyidik kepolisian agar bekerja cepat dan tuntas menyelesaikan  laporan masyarakat. (*)